oleh

Warga Sering Keracunan Makanan, Pemda TTS Diminta Operasi Pasar

-Daerah-71 Dilihat

Ketua Komisi 3 DPRD TTS, Roy Babys/ foto istw

Soe, terasntt.com — Akhir – akhir warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sering keracunan makanan. Ketua Komisi 3 DPRD TTS, Roy Babys meminta Pemerintah Daerah (Pemda) segera melakukan operasi pasar karena warga yang keracunan itu membeli makanan dari kios setempat.

” Saya minta pemerintah harus melakukan operasi pasar jelang akhir tahun dan pasti masyarakat yang akan belanja di kios meningkat. Oleh karena itu pemerintah harus pastikan barang – barang yang di jual di kios benar – benar layak untuk dikonsumsi,” ujar Roy

Kronologis kasus keracunan di TTS, bermula dari bubur ayam di kota Soe, disusul keracunan makanan pada sebuah pesta di Amanuban Selatan dan Kolbano, kasus yang sama juga terjadi di Noebeba pekan lalu, kini keracunan makanan kembali terjadi di Kecamatan Amanuban Selatan.

Kasus keracunan kali ini dialami enam orang anak berusia di bawah 10 tahun, mereka warga Desa Pollo, RT 24/RW 11. Usai mengkonsumsi Biskuit Roma Abon dan Biskuit Selimut Coklat – Keju, Niken Ndun (15), Jistin (9),Kilvin (7), Arlan (3), Vania (6) dan Aldi (3) dilarikan ke Puskesmas Panite karena mengalami sakit lalu muntah-muntah, terasa pusing dan lemas.

Keenam bocah tersebut kini masih dirawat di Puskesmas Panite.

“ Mereka makan Biskuit Roma Abon renteng dan Biskuit Selimut Coklat dan Keju., masing – masing satu bungkus. Biskut itu dibeli di kios milik Mia Atonis tetangga mereka,”demikian disampaikan Bupati TTS, Eppy Tahun kepada wartawan di Soe, Sabtu (7/12/2019).

Menurutnya, tim reaksi cepat dari Dinas Kesehatan sudah diterjunkan ke lokasi untuk memberi pertolongan juga mengbil sempel guna diperiksa ke laboratorium.(sys)

Komentar