oleh

Warga Lewoleba Menilai BST Tidak Tepat Sasaran

-Daerah-99 Dilihat

Warga Kelurahan Lewoleba Utara menilai penyaluran BST tidak tepat sasaran. 

Lewoleba, teras-ntt.com — Warga kurang mampu di RT 05/ RW 02, Kelurahan Lewoleba, Kabupaten Lembata yang terdampak covid-19 menilai penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial oleh pemerintah setempat tidak tepat sasaran. Sebanyak 30 KK yang diusulkan Ketua RT berdasarkan 14 kriteria yang diisyaratkan Pemrintah Pusat diabaikan pihak kelurahan.

” Kami yang didata 30 KK, kenapa hanya 6 KK yang menerima. Kami menduga ada permainan pihak pemerintah kelurahan dan mengabaikan 14 kriteria dari Kementerian,” kata Florentinus Sinyo Koban salah satu warga yang menjadi korban di Lewoleba, Kamis (21/5/2020).

Menurut Sinyo, Pemerintah Kelurahan Lewoleba Utara secara sepihak mengambil keputusan sendiri untuk mengubah data penerima BST yang diusulkan dari RT.

Ketika dikonfirmasi via telepon, Ketua RT 05 Yulius B. Bata mengatakan, bahwa saat melakukan pendataan 30 KK dan diusulkan ke pemerintah melalui Kelurahan, namun dalam perjalanan pihak kelurahan hanya mengakomodir 6 KK sebagai penerima BST.

Warga juga menilai lurah Lewoleba Utara tidak mengunakan 14 kriteria penyaluran dan mengabaikan himbauan pemerintah terkait penyaluran BST.

Warga Kelurahan Lewoleba Utara menilai penyaluran BST tidak tepat sasaran.

Program ini, tercatat dalam data terpadu Kementerian Sosial, dengan syarat keluarga tersebut belum menerima bantuan sosial lainnya, seperti Program Keluarga Harapan(PKH) dan Rastra.

Melihat kondisi tersebut, Sinyo berharap partisipasi masyarakat untuk mengawasi penyaluran BST agar terdistribusi dengan tepat kepada masyarakat yang kayak menerima tanpa ada unsur kepentingan keluarga.(van).

Komentar