oleh

Valen Tepis Isu Ditangkap

-Hukrim-25 Dilihat

ATAMBUA, Terasntt.com – Calon Bupati Belu, Valens Pareira yang juga saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek PDT saat dirinya menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Belu disukan ditangkap serta tertangkap.
Menanggapi isu soal penangkapan tersebut, Valens yang dihubungi wartawan, Minggu (11/10) petang menilai isu itu menyesatkan.
“Itu tidak benar, itu isu yang menyesatkan masyarakat,” tandas Valens seraya menambahkan.”Saya sampaikan kepada para relawan saya jangan terpengaru dengan hal-hal yang menyesatkan ini lebih baik kita fokus pada kesejahteraan masyrakat kedepannya dan untuk isu-isu yang menyesatkan kami tidak mau tau dan kami tidak mau klarifikasi masalah- masalah seperti ini yang harus klarifikasi itu kejaksaan Negeri Atambua,” sambungnya.
Ia juga mempertanyakan alasan masalah tersebut diangkat saat proses Pemilukada Kabupaten Belu berlangsung. Ia mensinyalir, hal itu sengaja dihembuskan lantaran dirinya ikut bertarung dalam Pemilukada Belu.
“Dua bulan sebelum pemilihan Bupati baru diangkat kenapa tidak waktu tahun sebelumnya di angkat masalah ini, masyarakat harus pintar menilainya,” kata Valens.
Saat ini kata dia, masyarakat cerdas dalam menilai, untuk itu seluruh pihak dimintanya agar bersaing secara seha dalam berpolitik.
“Mari bersaing secara baik tanpa fitnah terhadap pasangan Calon tertentu. Saya menghimbau seluruh relawan saya agar tidak terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya fitnah,” katanya.
Disinggung soal pemanggilannya sebagai Saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang, ia enggan berkomentar.
“Saya No Comment, silahkan Tanya langsung pada kejaksaan,” katanya singkat.
Pernah diberitakan, Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Belu, Valens Pareira yang saat ini menjadi salah satu kandidat Bupati Belu telah empat kali mangkir dari panggilan jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Kupang.
Atas sikapnya yang tidak koperatif, Valens terancam dengan hukuman sembilan tahun penjara, karena mangkir dari panggilan jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Kupang.
Valens dipanggil sebagai saski dengan tersangka Yustinus Berek,terkait kasus dugaan korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya tahun 2012 senilai Rp 44,8 miliar untuk 6.880 unit rumah. Saat itu, Valens masih menjabat sebagai kepala Bappeda Kabupaten Belu.
Hal itu dikemukakan, kuasa hukum tersangka Yustinus Berek, Helio Araujo kepada wartawan di Kupamg, Jumat (9/10).(ino)

Komentar