oleh

Tugas Keluar Daerah, Sekda TTS Batal Diperiksa Jaksa

-Hukrim-19 Dilihat

SOE, Terasntt.com — Jadwal pemeriksaan Sekda Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Drs. Salmun Tabun,M.Si oleh Jaksa Penyidik Kejari SoE, Selasa (5/4/2016) tertunda karena sedang bertugas keluar daerah. Tabun diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana konsumsi Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati TTS 2014 silam.

Penundaan pemeriksaan tersebut berdasarkan surat permohonan yang dikirim Salmun Tabun tertanggal 4 April 2016 ke pihak Kejakasan bahwa dirinya mendapat tugas keluar Provinsin NTT dalam rangka mengikuti Pengurusan Pengadaan CPNSD formasi Dokter dan Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pusat di daerah dan Finalisasi MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten TTS dengan Kementerian Kesehatan RI tanggal 5 – 6 April 2016 dan menjadi Mentor pada kegiatan Proposal Perubahan bagi peserta Diklat PIM II di lembaga Adminstrasi Negara (LAN) Makasar pada tagl 7 – 9 Appril 2016.

Kejari SoE Oscar Douglas Riwu,SH yang dihubungi melalui
Kasie Intel Nelson Tahik,SH mengakui telah menerima surat pendundaan disertai dengan lampiran Surat Tugas dan Surat Perintah Perjalanan Dinas Ke Jakarta dan ke Makasar yang ditandatangani oleh Bupati TTS Ir. Paul V.R Mella sejak tanggal 5 April hingga 9 April 2016 mendatang.

” Pemeriksaan terhadap saudara Salmun Tabun belum bisa dilakukan hari, karena yang bersangkutan sedang mendapat tugas kedinasan di luar Provinsi NTT berdasarkan surat permohonan penundaan pemeriksaan dengan melampirankan Surat Tugas dan Surat Perintah Perjalanan Dinas,”jelas Nelson sambil menunjuk surat permohonan itu kepada wartawan.

Menurut Nelson, Jaksa akan mengeluarkan surat panggilan kedua kepada Sekda Salmun Tabun setelah yang bersangkutan kembali dari tugas.

” Kita akan panggil lagi Pak Sekda untuk diperiksa setelah beliau pulang dari Tugas Kedinasannya,”kata Nelson.

Namun demikian lanjut Nelson, kepastian untuk memeriksaan Sekda TTS itu akan dijadwalkan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kejari SoE Oscar Douglas Riwu untuk menentukan waktu memeriksa.

” Mengenai kepastian waktu untuk Sekda diperiksa, kami perlu koordinasi dengan Pak Kejari ya,”kata Nelson.

Yang jelas kata Nelson, dalam waktu dekat Sekda Tahun akan diperiksa sebagai saksi.

” Yang pasti dalam waktu dekat ini kita akan panggil lagi untuk diperiksa sebagai saksi,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah surat permohonan yang disertai Surat Tugas dan Surat Perintah Perjalanan Dinas adalah salah satu cara untuk tidak memenuhi panggilan penyidik, Nelson mengatakan bahwa pihak kejaksaan akan mengecek kebenaran perjalanan dinas Salmun Tabun ditempat dimana dia diperintahkan untuk melaksanakan tugas kedinasan.

” Nanti kami akan cek, apakah benar yang bersangkutan menjalankan tugas kedinasan sesuai dengan Surat Tugas dan Surat Perintah Perjalanan Dinas atau tidak,” kata Nelson.

Untuk diketahui, Sekda TTS Salmun Tabun dipanggil penyidik untuk dimintai keterangannya terkait dengan penggunaan dana konsumsi sebesar Rp 250 juta untuk membiayai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2014 lalu, dimana Sekda Tabun menjabat sebagai Ketua Panitia Pelantikan serta sebagai Penggunaan Anggaran (PA) di Setda TTS.

Bukan hanya itu Sekda Tabun, juga akan dimintai keterang terkait pengelolaan dana konsumsi keseluruhan untuk tahun anggaran 2013 dan 2014 masing – masing sebesar Rp 2 miliar yang diduga ada penyalahgunaan keuangan negara.(pol)

Komentar