oleh

Titu Eki : Gunakan Dana Desa untuk Merubah Wajah Desa

-Daerah-91 Dilihat

OELAMASI, Terasntt.com — Dalam kaitan dengan penyelenggaraan dana desa di Kabupaten Kupang, Bupati Titu Eki mengibaratkan kepala desa adalah rumah tangga yang sedang menunggu untuk menadah air. Untuk itu para kepala desa harus mempersiapkan wadah guna menampungnya.

” Artinya adanya dana desa harus bisa merubah wajah desa, akan sangat disayangkan bila ada banyak dana tetapi wajah desa tidak beruba,”kata Bupati Kupang, Ayub Titu Eki ketika membuk Rapat Koordinasi dan Evaluasi bagi Kepala Desa ketua BPD di ruang rapat Bupati, Senin (16/11/2015).

Titu Eki mengatakan, bahwa saat ini semua ada dalam posisi siaga satu dalam hal pencairan dana desa.

” Kita telah berada dipertengahan bulan Nopember dan baru pencairan tahap pertama, masih tersisa dua tahap lagi yang harus selesai sebelum 20 Desember. Seharusnya pada akhir Nopember ini pencairan mencapa 90 % sehingga masuk bulan Desember sudah selesai dipertanggungjawabkan dan masih ada waktu untuk mengkoreksi yang salah,” tegasnya.

Dia, meminta agar para kepala Desa dapat menjalin kerja sama yang baik dengan semua pihak yang ada didesa sehingga tidak ada saling curiga dan pelaporan keuangan dapat diselesaikan dengan baik. Bahkan menegaskan, jika tidak diselesaikan dengan baik maka kita sebagai penyebab dan penghambat pembangunan di desa.

Titu Eki berharap para kades dapat menyampaikan hambatan yang dihadapi sehingga dapat dicarikan jalan keluarnya.

Sementara itu Kepala BPMPD Kabupaten Kupang Yohanis Masneno dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas para kepala desa dibidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang berhubungan pelaksanaan keuangan desa yang berasal dari berbagai sumber antara lain ADD, Dana Desa yang berasal dari pusat, bagi hasil dan lain-lain sumber.

Rapat tersebut khusus membahas Dana Desa yang telah cair untuk tahap pertama untuk selanjutnya akan dicairkan tahap kedua dan ketiga, sebagaimana telah disampaikan pada rapat evaluasi bulan September lalu, sesuai ketentuan bahwa pencairan terakhir adalah tanggal 15 Desember.

Untuk itu diminta kepada para kepala desa untuk segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan dan pelaksanaan kegiatan dari pencairan dana tahap pertama sehingga bisa dilnjutkan dengan pencairan tahap kedua.

Menurut Masneno, sampai dengan posisi dilaksanakannya rapat tersebut baru 13 desa yang memasukkan laporan.

Untuk itu, tegas dia melalui rapat tersebut semua dapat menyamakan persepsi tentang pelaksanaan anggaran desa terlebih lagi pada tahun depan akan ada peningkatan anggaran dimasing-masing desa yang diperkirakan dapat mencapai 1 milyar per desa.

Pada kesempatan itu juga Masneno mengumumkan, beberapa desa di Kabupaten Kupang yang berhasil menjadi juara dalam kegiatan lomba desa tahun 2015, yakni:
Juara pertama Desa Merbaun Kecamatan Amarasi Barat.
Juara kedua. Desa Oh’Aem II Kecamatan Amfoang Selatan, Juara ketiga, Desa UihTiuhtuan Kecamatan Semau, Juara keempat, Desa Nunuh Hanah, Juara kelima Desa Sillu Kecamatan Fatuleu dan Juara keenam, Desa Ret Raen Kecamatan Amarasi Selatan.(humas kabupaten kupang/mas)

Komentar