oleh

Tingkatkan Operasi Perairan Laut, Bakamla Temui Walikota

-Daerah-20 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com – Dalam rangka meningkatkan operasi peraiaran laut yang kondusif, Badan Keamanan Laut (Bakamla) Wilayah Maritim lll Indonesia mendatangi Walikota Kupang, Jonas Salean. Kedatangan Bakamla ini sebagai upaya untuk berkoordinasi dan membangun komunikasi bersama pemerintah daerah.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang secara intensif guna pengamanan perairan laut di Wilayah Teluk Kupang dan sekitarnya.

Demikian penjelasan Kepala Bakamla wilayah maritim lll yang berpusat di Kota Ambon, Laksamana Pertama Maritim, Vetty Vionna Salakay di ruang kerjanya Walikota, Rabu (2701/2016).

Salakay menekankan pada koordinasi ke Pemkot Kupang untuk melaporkan keberadaan Bakamla di Kota Kupang untuk pengawasan perairan laut terutama bagi keberadaan kapal-kapal yang beroperasi disekitar wilayah perairan laut NTT lebih khusus di wilayah Kota Kupang dan juga bagi nelayan yang beraktivitas harus memiliki dokumen resmi, sebagai bentuk menjaga keamanan laut agar Bakamla menertibkan operasi nelayan yang ilegal.

” Pada intinya kami Bakamla melakukan tugas pengamanan laut sesuai fungsi melakukan operasi pengawasan terhadap semua kapal-kapal yang melintasi perauran laut zona wilayah maritim lll termasuk NTT, lebih khususnya di wilayah laut Kota Kupang. Untuk itu kami bertemu Walikota Kupang untuk menginformasikan keberadaan lembaga kami, juga pengamanan laut yang berkaitan dengan aktivitas para nelayan. Kami tertibkan lewat kepemilikan dokumen resmi agar semua dalam kondisi yang aman dan layak melakukan aktivitas di wilayah perairan laut khusus di wilayah perairan laut Kota Kupang,” jelasnya.

Sementara Walikota Kupang Jonas Salean menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bakamla wilayah maritim lll dan berharap dengan adanya operasi yang giat dilakukan Bakamla semakin memaksimalkan potensi laut dan upaya melindungi peraran laut kota Kupang dari praktek sabotase nelayan dari luar yang mencuri hasil laut diperairan wilayah laut Kota Kupang.
” Pada prinsipnya saya selaku Walikota Kupang mendukung upaya yang dilaksanakan Bakamla apalagi sejumlah masalah di laut tiap saat itu berkembang, ada upaya pengoperasian kapal-kapal yang melintasi perairan tanpa dokumen resmi, pencurian ikan oleh nelayan dari luar daerah di wilayah perairan laut Kota Kupang, kasian nelayan kami masih menggunakan peralatan seadanya sedangkan nelayan dari luar NTT seperti Bali dan Sulawesi memakai peralatan yang memadai mereka datang mencuri ikan disini seenaknya saja. Kalau Bakamla sudah normal beroperasi akan kami bantu koordinasikan lewat informasi dan komunikasi agar memperlancar tugas bakamla dalam mengamankan wilayah perairan laut Kota kupang,” katanya.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Bappeda Kota Kupang, Ely Wairata, Kepala Dinas (kadis) Kelautan dan Perikanan Kota Kupang Tom Jansen Ga dan asisten l Sekda Kota Kupang Yos Rera Beka. (man)

Komentar