oleh

Terima Dana Rp 1 M, BKM Oesapa Tata Kampung Kumuh

-Daerah-24 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Sukses menjalankan program pembangunan tingkat kelurahan tahun 2015, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) “Pelangi Kasih” Oesapa dipercayakan melanjutkan program yang sama di tahun ini.
Pemerintah menyerahkan dana Rp 1 miliar untuk menata perkampungan kumuh di Kelurahan Oesapa menjadi lebih baik.

Dana tersebut diserahkan langsung Lurah Oesapa, John Keban disaksikan anggota BKM dan masyarakat di kantor lurah setempat, Senin (22/2/2016).

John Keban mengatakan, bahwa suksesnya program BKM bukan semata kerja keras kelompok tertentu, namun berkat dukungan semua masyarakat Kelurahan Oesapa.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus dipatuhi BKM demi suksesnya program tersebut, yakni Koordinasi, Komunikasi dan Konsultasi agar kegiatan terlaksana dan berjalan lancar sesuai harapan masyarakat.

” Program ini sangat baik, dapat mengurangi pandangan, bahwa Kelurahan Oesapa itu kumuh perkotaan,” tagsanya.

Sementara Koordinator BKM, Ina Kollo -Robaka mengatakan, bahwa bantuan tahap pertama ini diserahkan kepada 9 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari pendanaan tahun 2015 lalu, yakni ada 4 jenis kegiatan masing – masing, jalan paving blok sepanjang 649,9 meter, Rehab 16 unit rumah tidak layak huni, menata ruang terbuka hijau, pembangunan tower air untuk 6 Wilayah RT berbasis pesisir sesuai SK Walikota.

Demikian juga Senior Fasilitator, Program Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) Kecamatan Kelapa Lima, Yohana Mbae menjelaskan pencairan dana 30 persen ini terjadi karena dinilai tahun 2015 PLPBK di Oesapa berhasil.

” Dinilai terbaik sehingga mendapatkan dana tambahan lanjutan/Top up. Diharapkan pengelolaan kali ini lebih baik lagi dari segi administrasi dan laporan serta perlu ada kerjasama yang baik dari semua pihak untuk kelancaran kegiatan kali ini. Kelurahan Oesapa bersama Kuanino dan Airnona dinilai terbaik dan mendapatkan dana Lanjutan atau top up,30 persen tahap l ini sesuai aturan karena hasil pengerjaan terakhir 10 persen tahun lalu sudah diverifikasi dan sertifikasi oleh Faskel infrastruktur dan tim. Saya juga berharap pengelolaan tahun ini jauh lebih baik karena BKM sudah dinilai madani dan kepada KSM yang menerima wajib mengelola secara baik dana yang diberikan. Kita semua harus bekerjasama melaksanakan semua kegiatan tahun ini, karena batas waktu kita sampai 22 Maret 2016. Deadline waktu yang diberikan kalau ada hambatan pengerjaan karena hujan atau lainnya akan dibuat berita acaranya,” tegas
Mbae.(man)

Komentar