oleh

Target Pelanggan Baru PDAM Kota 2.500

-Ekbis-19 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PT.Tirta Bening Lontar Kota Kupang terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kota Kupang. Tahun 2016 ditargetkan pemasangan jaringan baru sebanyak 2.500 rumah.
Hal Demikian dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM PT.Tirta Bening Lontar, Noldy Mumu saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (02/02/16).

Menurutnya target yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam rangka pemenuhan air bersih, PDAM PT.Tirta Bening Lontar siap melaksanakannya secara periodik melalui pendataan pemasangan jaringan baru dengan standart MBR, karena kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kota Kupang semakin meningkat, untuk biaya pemasangan jaringan baru ditanggung oleh Pemkot Kupang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kupang sehingga khusus MBR akan terpenuhi dalam realisasi tahun ini sebanyak 2.500 pelanggan baru.

” Ada program pemkot Kupang khusus untuk MBR yaitu pemasangan jaringan baru untuk tahun ini sebanyak 2.500. Tapi kami akan melakukan secara periodik pendataan sesuai standart MBR, biaya pemasangannya ditanggung Pemkot Kupang melalui APBD Kota Kupang,” katanya.

Mumu juga menjelaskan soal program strategis yang sementara dilaksanakan oleh PDAM PT.Tirta Bening Lontar, yakni water hibah yang sudah berjalan sejak 2015 sebanyak 1.000 lebih pelanggan. Dan yang terakomodir program ini sebanyak 700 pelanggan, sementara khusus sambungan baru tahun lalu ada 2.000 yang dilayani lewat program ini sebanyak 800 sambungan baru.

Dia mengatakan, program water hibah ini diberikan kepada masyarakat yang memiliki aset PDAM Kota Kupang.

“Program water hibah telah kami jalankan, sejak tahun lalu. Ada 1.200 pelanggan, namun yang diakomodir program ini sebanyak 700,dan untuk sambungan baru tahun lalu sebanyak 2.000 yang dilayani program ini sebanyak 800 sambungan baru, dan program ini khusus bagi mereka yang memiliki aset PDAM Kota Kupang,” jelasnya.

Mumu juga menambahkan kendala yang dihadapi PDAM PT.Tirta Bening Lontar saat inu adalah ketersediaan air baku, debit air yang ada berkurang.

Dan menurutnya, sudah berlangsung sejak bulan September – Desember tahun lalu akibat itensitas hujan yang rendah.

” Memang hujan sudah terjadi akan tetapi tidak terlalu intensif dan penyerapan air hujan ke dalam tanah sangat rendah dan hal ini yang merupakan penyebab kurangnya ketersediaan air baku. Ada beberapa upaya yang dilakukan untuk memenuhi kekurangan air baku antara lain optimalisasi sumur bor yang ada dan apabila tidak mencukupi maka akan dilakukan optimalisasi sumur bor yang baru. (man)

Komentar