oleh

Sepihak! DPRD Kabupaten Alokasikan Anggaran ‘Siluman’ untuk PSSI

-Hukrim-85 Dilihat

OELAMASI, Terasntt.com – Fungsi Budgeting (penganggaran) yang melekat pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seolah menjadi senjata ampuh untuk meloloskan anggaran yang tidak pernah direncanakan pemerintah.
Di Kabupaten Kupang misalnya, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang disebut-sebut mengucurkan anggaran hingga ratusan juta rupiah untuk membiayai kegiatan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2015 lalu.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Kupang tak mengusulkan anggaran untuk membiayai organisasi yang telah dibekukan pemerintah pusat tersebut dalam APBD namun diduga para wakil rakyat di gedung DPRD Kabupaten Kupang menitipkan penganggarannya secara sepihak pada perubahan APBD.

Hal itu diungkapkan salah seorang pejabat pada Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKAD) Kabupaten Kupang, Bilos saat dihubungi wartawan, Kamis (10/3/2016) malam.

Menurutnya, awal Januari lalu pihaknya telah mencairkan anggaran Rp100 juta ke PSSI.

“Kami mencairkan karena ada permintaan pencairan dari PSSI,” katanya.

Disinggung soal besaran penganggaran untuk PSSI, ia menjelaskan, pihaknya tidak pernah mengusulkan anggaran untuk PSSI.

“Kami tidak pernah mengusulkannya saat pembahasan perubahan APBD TA.2015 tetapi tiba-tiba anggarannya ada. Dewan yang memasukannya dalam APBD bukan pemerintah,” ungkapnya.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kupang, Tome da Costa yang dikonfirmasi secara terpisah pertelepon mengaku kaget dengan adanya penganggaran untuk membiayai kegiatan PSSI di Kabupaten Kupang dalam perubahan APBD TA.2015.

Politisi asal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Kupang ini menegaskan, pihaknya tidak pernah membahas alokasi anggaran untuk PSSI Kabupaten Kupang pada APBD TA.2015.

“Jangan kan menetapkan anggaran, membahas anggaran untuk PSSI saja tidak pernah. Kalau ada pencairan, itu anggaran siluman, katanya.
Ia mengancam akan memproses secara hukum permasalahan itu.

Sebab menurutnya, penganggaran diluar mekanisme dewan merupakan penyimpangan.(bet)

Komentar