oleh

Rihi : Saya Minta KPK Periksa Semua Penerima Dana PLS

-Hukrim-23 Dilihat

KUPANG. Terasntt.com – Johanis Daniel Rihi, SH selaku kuasa hukum, mantan kabid PLS Dinas P dan K NTT, Marthen Dira Tome tersangka kasus dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) tahun 2007 senilai Rp 77 miliar, meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa semua penerima dana PLS di NTT.
“Saya minta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periksa semua penerima dana Pendidikan Luar Sekolah di Nusa Tenggara Timur, “ kata Rihi, kepada terasntt.com di Kupang, Selasa (20/10/2015).
Rihi menegaskan, bahwa dirinya mendukung proses hukum yang dilakukan KPK yang telah memeriksa saksi-saksi di NTT selama dua pekan di Mapolda NTT sekaligus menyita dokumen.
Dokumen tersebut, tegas Rihi, justeru menjadi bukti pertanggungjawaban, bahwa pelaksanaan program PLS di NTT pada tahun 2007 telah berjalan secara baik dan benar tanpa menyalahi aturan hukum yang ada.
“Pemeriksaan yang dilakukan KPK sesuai dengan harapan kami. Saya selaku kuasa hukum tersangkakan minta, KPK jangan hanya periksa saksi-saksi dari kelompok penyelengara dan pengusaha yang mengadakan soal ujian PLS, tapi juga menelusuri dan memeriksa semua warga PLS di tingkat bawah,”tegas pengacara yang akrab di sapa JR.
Rihi berharap, penyidik KPK cepat menuntaskan kasus ini sehingga kasus yang selalu berulang tahun saat ditangani pihak Kejati NTT itu, dapat menjadi terang benderang dengan penanganan yang professional dan transparan.
“Sampai saat ini, kami masih percaya dengan KPK. Walaupun ada ruang untuk mengajukan pra peradilan atau gugatan perbuatan melawan hukum. Namun, kami percaya KPK akan nyatakan kebenaran, karena hukum tidak hanya untuk menghukum orang yang bersalah, tapi juga membebaskan orang yang tidak bersalah,” ujar JR. (che)

Komentar