oleh

Ratusan Warga Nefonaek Ikut Jalan Santai Happy Easter Horeb

-Humaniora-20 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Dalam rangka memperingati hari Raya Paskah tingkat Jemaat GMIT Horeb Perumnas-Nefonaek, Kota Kupang, Provinsi NTT, Sabtu (26/3/2016). Kegiatan dimaksud untuk membentuk solidaritas antar umat beragama di wilayah setempat.

” Kami menyelengarakan beraneka ragam kegiatan, dengan tema Happy Easter Horeb, diawali dengan jalan santai yang melibatkan semua unsur umat beragama di Kelurahan Nefonaek,” Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Pdt.Lorry Ena Foeh,S.Th.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas antar umat beragama khusus di Kelurahan Nefonaek dengan melibatkan unsur agama, Muslim, Katolik dan Kristen Protestan, juga masyarakat Kelurahan Nefonaek dan anak sekolah dari tingkat SD,SMP hingga SMA/SMK yang ada di Kota Kupang.

” Yesus itu sang pembawa solidaritas maka atas dasar itulah happy easter Horeb melibatkan berbagai unsur agama yang ada di Kelurahan Nefonaek. Untuk sama-sama kita bersolidaritas. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat Kelurahan Nefonaek dan pelajar SD,SMP dan SMA/SMK yang ada di Kota Kupang. Gereja harus jadi Syalom Allah atau pembawa damai sejahtera bagi dunia. Kita Jemaat GMIT Horeb akan menjadikan ajang kegiatan ini sebagai wadah perdamaian,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, ketua panitia, Libi Ratuarat-Sinlaeloe, menambahkan Happy Easter Horeb dilaksanakan atas konsep kelurahan sebagai perekat keragaman umat beragama di Nefonaek.

” Beberapa sekolah dilibatkan dengan tujuan menanamkan nilai Pluralisme sejak dini kepada anak-anak agar makna keberagaman tetap dipelihara dalam mewujudkan perdamaian.

Menurutnya selain Jalan Santai berhadiah, ada juga beberapa kegiatan lain seperti Talk Show yang melibatkan pimpinan umat beragama, undian berhadiah, meditasi, nonton bareng film paskah dan malam puji-pujian yang berlangsung hingga pukul 5.00 wita.

” Intinya kegiatan ini mengajak kita semua untuk tetap memelihara perdamaian,” ujarnya.

Sementara Asisten ll Setda Kota Kupang, Djama Mila Miha yang mewakili Walikota melepas peserta jalan santai mengatakan, semua peserta diharapkan mempererat solidaritas hidup antar umat beragama agar keberagaman atau pluralisme akan menjadi simbol kekayaan sebuah persekutuan hidup antar umat beragama yang tetap menjadikan Kota Kupang sebagai kota Kasih dan Kota yang tinggi nilai kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

” Kita tetap jadikan Kota Kupang sebagai Kota Kasih dan kita tetap memelihara nilai kerukunan sebagai ciri Kota Kupang sebagai kota kerukunan antar umat beragama yang tertinggi di Indonesia,” katanya.(man)

Komentar