oleh

Ratna Sarumpaet Sempat Ingin Bunuh Diri

-Nasional-65 Dilihat

Jakarta terasntt.com – Nur Cahaya Nainggolan, staf pribadi Ratna Sarumpaet, dihadirkan sebagai saksi fakta dalam sidang lanjutan kasus kebohongan insiden penganiayaan. Nur mengungkap, sebelum terjadinya kasus pada Oktober 2018, Ratna disebut emosian dan pernah berobat kejiwaan.

“Beliau itu sering marah-marah, jauh (beda) seperti saat saya masuk di awal saya bekerja awal bulan puasa 2018. Karena saat saya masuk tidak seperti itu,” kata Nur yang bekerja sebagai staf pribadi bidang pembukuan kegiatan Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

Selain mengungkap sikap Ratna yang tempramental, Nur mengatakan, Ratna juga disebut pernah berkonsultasi dengan dokter kejiwaan. Hal itu diketahui Nur dari bon berobat dan obat antidepresan yang dilihatnya.

“Kakak pernah cerita seperti sudah hilang arah, seperti sudah mau mengakhiri semua, tapi saya bilang kakak ini ngomong apa? Seperti tidak punya Tuhan saja,” tutur Nur menirukan perkataan Ratna bila tengah dirundung beban psikologis.

Terkait kasusnya sendiri, Nur mengaku tidak tahu bila Ratna juga telah berbohong kepadanya. Kepada Nur, Ratna hanya berpesan akan pergi ke Bandung beberapa hari, namun saat kembali dia dikagetkan dengan lebam di sekujur wajah Ratna.

“Saya tanya ke kakak (panggilan ke Ratna Sarumpaet), wajah kenapa? Kakak mengaku dipukul tapi minta diam saja tidak mau tersebar luas,” ujar Nur.

Mendengar hal itu, Nur mengaku heran, karena sepengetahuannya Ratna adalah seorang aktivis yang vokal bila ada ketidakadilan khususnya soal hak asasi manusia yang ditindas.

“Saya heran tapi enggak berani nanya, cuma saya foto diam-diam tanpa sepengatuhuan kakak, mana tahu ada orang ke sini saya (bisa) melapor ke polisi,” curiga Nur.

Pada akhirnya, Nur mengetahui bahwa Ratna telah membohonginya dan seluruh publik lewat insiden pemukulan karangannya. Karena pada kenyataannya, wajah lebam Ratna disebabkan hasil operasi plastik.

“Kalau saya tahu Kakak bohong, saya pasti cegah berbicara ke luar. Tapi saya tahu baru menjelang konferensi pers. Setelah itu kakak tak mau keluar kamar dan saya terus memberinya semangat,” tutup Nur.[Liputan6.com/rnd]

Komentar