oleh

Puskesmas Diminta Sebagai Tempat Penanggulangan Awal DBD

-Daerah-85 Dilihat

Kupang, Terasntt.com,- Puskesmas diminta sebagai tempat pelayanan  awal dalam pencegahan dan penanggulangan Demam Bersarah Dengue (DBD).

Hal ini dikatakan Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberikan sambutan pada acara penandatangan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Kupanh dengan BPJS Kesehatan cabang Kupang  tentang kesepakatan program jaminan kesehatannasional bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Kota Kupang yang berlangsung di aula Rumah Jabatan Walikota Kupang, Selasa (29/1).

Ia mengatakan, kasus DBD yang terjadi saat ini dirinya tidak mau ada korban jiwa seperti pada tahun kemarin.

“Saya tidak mau orang meninggal karena DBD, sehingga saya minta pelayanan harus cepat dan Puskesmas sebagai langka awal penanganan DBD,” pintanya.

Menurutnya, seseorang yang meninggal akibat DBD,  tentunya dengan uang banyak tidak bisa menggantikan nyawa orang tersebut.Sehingga dirinya telah meminta  Kadis Kesehatan untuk lakukan fogging.

Sementara itu terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr.Ari Wijana mengatakan, upaya pencegahan dan penanganan DBD telah dibukanya Posko ditiap Puskemas.Dimana Posko ini siap 24 jam untuk melakukan pemantauan kasus DBD.

“Posko ini jika ditemukan kasus DBD dan dalam pemeriksaan medis kondisinya masih baik maka langsung segera ditangani di Puskesmas,” katanya.

Sementara untuk Fogging, katanya saat ini sudah berjalan dengan fogging fokus selektif yang telah dilakukan sejak awal bulan sebelum ditetap KLB oleh pak Walikota.

“Fogging ini adalah salah satu cara membunuh nyamuk dewasa.Sehingga dalam upaya membunuh jentik nyamuk ini hanya dibutuhkan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3 M plus,” katanya.

Untuk mencagah DBD, tambahnya intinya peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan melalui gerakan 3 M, sehingga rantai perkembangan jentik nyamuk dapat musnah.(Yon)

Komentar