oleh

Polisi: 19 Korban Ledakan Bom Thamrin Masih Dirawat di RS

-Hukrim-18 Dilihat

Jakarta – Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya menyebut total ada 33 orang korban dalam aksi teror di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Dari 33 orang tersebut, 19 di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

“Jumlah korban 33 orang, yang mana 7 orang meninggal dan 26 mengalami luka-luka. Dari 26 orang tersebut, 7 di antaranya sudah pulang dan 19 masih di rawat di rumah sakit,” ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Musyafak kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/1/2016) malam.

19 Orang tersebut dirawat di 6 rumah sakit yang berbeda. Di RS Abdi Waluyo dirawat 6 korban yang terdiri dari 1 anggota polisi di ruang ICU, 1 WN Jerman, 1 WN Austria dan 3 orang sipil WNI.

“Salah satu WNI warga sipil berinisial R mengalami mati batang otak (MBO) akibat luka tembak di kepalanya,” imbuh Musyafak.

Sementara itu, di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakpus ada dua orang yang masih dirawat, di antaranya anggota Polri yang masih berada di ruang ICU.

Di RSPAD Gatot Subroto ada 9 korban, terdiri dari 2 anggota Polri, 1 WN Belanda, 1 WN Aljazair dan 5 WNI warga sipil. Sedangkan di RS MMC Kuningan tinggal satu korban yang masih dirawat.

Kemudian, satu anggota Polri dirawat di RS Tarakan dan satu korban dirawat di RS Medika Permata Hijau Kebon Jeruk satu korban masih dirawat.

“Dari 33 korban tersebut 5 anggota polri dan 26 masyarakat sipil. Dan dari 26 korban yang dirawat terdiri dari 19 laki-laki dan 7 perempuan,” tuturnya.

Sementara itu, total korban tewas ada 7 orang, terdiri dari 6 WNI dan satu WNA.
(mei/hri)

Komentar