oleh

Pesawat Rusia Hilang Kontak di Mesir, Bawa 224 Penumpang

-Ekbis-21 Dilihat

Jakarta, CNN Indonesia — Perdana Menteri Mesir, Sharif Ismail, mengatakan pesawat penumpang sipil Rusia diduga jatuh di Sinai. Ismail saat ini sedang melakukan pertemuan darurat dengan sejumlah menteri dan pejabat keamanan terkait insiden jatuhnya pesawat Rusia tersebut.
Dikutip dari CNN hari ini, Sabtu (31/10), media Rusia melaporkan bahwa pesawat tersebut mengangkut sebanyak 224 penumpang. Departemen Kesehatan di Sinai menyebut bahwa mereka memberlakukan status darurat, berdasarkan pemberitaan harian Al-Ahram.
Al Ahram melaporkan bahwa lebih dari 20 ambulans sudah diarahkan ke tempat yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat, di antara Desa Al-Kuntillah dan Al-Kaseema di Sinai.
Menara kontrol penerbangan Mesir mengatakan, mereka telah hilang kontak dengan pesawat Rusia yang terbang dari Sharm el-Sheikh Mesir menuju St Petersburg, Rusia. Pesawat tersebut ‘lenyap’ dari radar 23 menit setelah lepas landas.
“Seorang sumber dari Badan Transportasi Udara Rusia mengatakan kepada kantor berita Rusia RIA bahwa penerbangan pesawat Kogalymavia 9268 tipe airbus 321 membawa 217 penumpang dan tujuh awak pesawat, lepas landas dari Sharm El-Sheikh pada pukul 3.31 waktu setempat dan hilang dari radar 23 menit setelah terbang,” demikian laporan Sputnik.
Kementerian Luar Negeri Rusia melaporkan dalam akun Facebook resminya bahwa pejabat Rusia di Kedutaan Besar di Mesir sedang memonitor insiden tersebut. Mengutip pernyataan Juru Bicara Kemlu Maria Zakharova, informasi lebih lanjut mengenai hilang kontak pesawat Kogalymavia tersebut akan disampaikan segera. (rdk/cnn)

Komentar