oleh

Perisai Diri, Hadir Mempersatukan Bangsa

-Olahraga-19 Dilihat

KELUARGA Silat Nasional Indonesia Perisai Diri yang lebih dikenal dengan sebutan ” PD” didirikan oleh RM. Subandiman Dirdjoatmojo yang akrab disapa Dirdjo pada tanggal 2 Juli 1955 di Surabaya.

Teknik silat yang diajarkannya merupakan gabungan berbagai ilmu beladiri yang ada di Indonesia. Pengalaman dan ilmu silat yang dikuasainya selama itu dicurahkan dalam teknik yang mudah dan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan anatomi tubuh manusia.

Salah satu murid kesangan pak Dirdjo yang kini sebagai ketua Presidium Dewan Pendekar,
Drs.Nurhasdianto,SH, saat ditemui di Kupang, Selasa (18/11/2015), mengatakan sebagai salah satu murid Pak Dirdjo, dia memiliki kebangaan yang tiadataranya terhadap perkembangan PD saat ini.

” Ini salah satu bukti, kahadiran saya bersama pendekar, Didy Ahmadi, Putu Surya Kencana, Sigit Prakorso dan Jati Kusumo serta Mardjo Sumbandono bersama kontingen berada di Kupang dan selanjutnya menuju Negara Timor Leste untuk memenuhi undangan Presiden yang menyelenggarakan kejuaraan Internasional Perisai Diri disana. Ini bukti perkembangan PD sangat pesat dan sudah menjangkai Benua Amerika, Eropa, Australia dan Asia. Kehadiran PD, jug sebagai pemersatu bangsa di dunia,” kata pendekar historis yang berkarismatik.

Nurhasdianto, menguraikan, bahwa pertama kali belajar ilmu silat PD ketika masih menjadi mahasiswa FH. Erlangga pada tahun 1959, langsung dari Pak Dirdjo. Dan tahun 1961 dia diminta membuat anggaran dasar, anggaran rumah tangga (AD/ART) untuk kelangsungan organisasi.

” Saat itu Pak Dirdjo berkeinginan membina delapan orang yang memiliki kemampuan mendekatinya. Apa yang terjadi, bukan hanya delapan orang tetapi ada 23 yang berhasil dididik menjadi pendekar historis,” katanya penuh kebanggaan.(mas)

Komentar