oleh

Perawat di NTT Diminta Sukeskan Program KIA

-Humaniora-28 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Musyawarah Wilayah yang berlangsung di Aula El Tari Kupang, Kamis (29/10)
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Beny Litelnoni dalam sambutannya saat membuka kegiatan yang mengangkat tema “ Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Perawat sebagai Unsur Utama Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak” tersebut mengatakan, Muswil merupakan kesempatan yang sangat strategis untuk semakin memperkuat organisasi profesi keperawatan.
“Pengurus yang nantinya akan terpilih hendaknya mampu memberi warna yang lebih baik. Kepercayaan yang diberikan oleh anggota hendaknya dijawab dengan semangat pengabdian yang tulus. Pengurus PPNI NTT yang baru harus lebih menggigit dalam mengusahakan kepentingan anggota,” katanya seperti dilansir Humas Setda NTT dalam siaran pers yang diperoleh wartawan, Kamis (29/10/2015) petang.
Ia berharap agar PPNI meningkatkan kemitraan dengan Pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat NTT. Hingga saat ini kata dia, masih banyak masalah-masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian dari segenap komponen terkait.
“PPNI diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Pemerintah Provinsi khususnya Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Para perawat harus berperan aktif mendukung pelayanan dasar kesehatan di Rumah Sakit, Puskesmas sampai kepada unit yang paling kecil yakni Posyandu,” katanya.
Sementara Sekretaris Jenderal PPNI Pusat, Mustika Sari menegaskan, PPNI merupakan satu-satunya wadah bersama para perawat dalam meningkatkan kompetensinya.
“Undang-Undang Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan memberi kesempatan besar bagi para perawat dalam meningkatkan profesionalitan dan kualitasnya. Perawat merupakan salah satu unsur tenaga kesehatan yang paling besar dengan jumlah sekitar 820.000 orang atau 60 persen dari tenaga kesehatan umumnya,”jelas Ibu Mustika saat membacakan sambutan Ketua Umum PPNI Pusat. Ia berharap agar Pengurus PPNI NTT dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan anggota.
Ketua PPNI NTT Periode 2010-2015, Florentianus Tat dalam sambutan singkatnya menjelaskan, kehadiran seluruh utusan perawat dalam moment Muswil merupakan suatu permulaan itikad baik dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat NTT dan mewujudkan generasi berikutnya yang lebih sehat.
Muswil yang rencananya dihelat selama dua hari, 30-31 Oktober ini dibuka dengan Seminar Internasional tentang Kesehatan. Seminar dihadiri oleh 1200 peserta yang terdiri dari perawat, bidan, mahasiswa perawat dan bidan dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Kegiatan pembukaan Muswil dan Seminar ini disemarakan oleh lantunan-lantunan merdu Paduan Suara Akademi Keperawatan Maranata Kupang. (*/mas)

Komentar