oleh

Pengelolaan Dana PEM Belum Maksimal

-Daerah-24 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Pengelolaan dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) di tingkat masyarakat Kota Kupang belum maksimal. Masih banyak dana yang disimpan di kas kelompok, sehingga menghambat pergulirannya.

” Perkembangan dana PEM berjalan berjalan baik, ada kelurahan sudah menggulirnya hingga 5 kali. Memang sebagian besar kelurahan pemanfatannya belum maksimal. Harusnya dana itu terus digulirkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tapi ingat yang meminjam juga rutin mengembalikan. Kita tetap mendorong kelurahan yang belum maksimal memanfaatkan dana ini,” kata Kepala Badan (kaban) BPM Kota Kupang, Felisberto Amaral saat di temui wartawan di Kantor Walikota Kupang, Kamis (07/01/2016)
Menurutnya, pemanfaatan dana PEM belum maksimal karena pengelolaan kas kelompok yang belum maksimal pula.

” Masih ada dana yang disimpan dalam kas sehingga belum terserap dalam pergulirannya, kalau perlu dana di Kas itu nol. Untuk apa simpan uang banyak-banyak di Kas lebih baik kita salurkan ke pemberdayaan ekonomi masyarakat biar dana PEM lebih maksimal,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Amaral menjelakan, tentang dana operasional bagi RT/RW dan LPM.

Menurutnya, dana operasional itu bukan merupakan tunjangan atau gaji bagi RT/RW dan LPM, namun tersbut sebagai operasional kegiatan RT/RW per tahun.

Tahun 2016 dana operasional untuk 1.316 RT masing – maing sebesar Rp 3,5 juta rupiah pertahun. Sementara untuk 420 RW masing – masing Rp 3,2 juta pertahun dan untuk LPM masing – masing Rp 5,5 juta pertahun.

“Dana operasional RT/RW Dan LPM itu bukan tunjangan atau gaji melainkan dana operasional kegiatan pelayanan bagi RT/RW dan LPM dalam menjalan tugas dan fungsinya. Dan kami tetap meminta laporan kegiatan penggunaan anggarannya,” tegas Amaral.

Secara terpisah staf ahli, James Adam mengatakan, baik dana PEM dan dana operasional kegiatan RT/RW atau LPM harus dioptimalkan secara baik bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan pelaksanaan kegiatan untuk pelayanan kepada masyarakat Kota Kupang, sehingga perlu pengontrolan anggaran secara baik agar penyerapannya sesuai kebutuhan.(man)

Komentar