oleh

Pemuda Nunhila datangi DPRD Kota Kupang

-Ekbis-26 Dilihat

KUPANG, Terasntt – Belasan pemuda asal Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak Kota Kupang, Kamis (15/10) mendatangi Gedung DPRD Kota Kupang.
Kedatangan mereka menyampaikan sikap untuk menolak rencana Pemerintah Kota Kupang mengalihkan fungsi lapangan volly di RT.003/RW.001 menjadi pasar ikan.
Koordinator pemuda Nunhila, Erof Reke kepada wartawan menyatakan, kedatangan mereka untuk menyerahkan surat resmi menolak rencana Pemkot membangun pasar ikan yang dibiayai melalui program IFAD di wilayah tersebut.
“Kedatang kami bertemu Ketua DPRD untuk menyerahkan surat penolakan,” kata Reke kepada wartawan usai bertemu Ketua DPRD, Yeskiel Loudoe.
Menurutnya, lapangan tersebut merupakan salah satu icon penting para pemuda dan warga di wilayah tersebut.
“Kami meminta agar dewan yang terhormat segera mengambil keputusan menghentikan pembangunan pasar ikan di atas lapangan volly tersebut,” tandasnya.
Ia mengatakan, rencana pemkot Kupang untuk menggantikan shelter di kawasan itu sebagai lapangan volley dikuatirkannya dapat memicu konflik antara pemuda dengan nelayan. Sebab menurutnya, lokasi yang ditunjuk Pemkot tersebut selama ini digunakan nelayan untuk menambatkan perahu.
Sebagai solusi lanjutnya, Pemkot Kupang disarankannya agar membangun pasar ikan bagi nelayan di lokasi pesisir pantai Batu Kepala .
Pemuda lainnya Milson Rohi Bunga mengatakan, dalam pertemuan dengan Ketua DPRD Kota Kupang, pihaknya diharapan agar hadir saat digelar rapat dengan komisi I DPRD Kota Kupang membahas masalah itu.
“Kami diarahkan untuk hadir dalam rapat dengan Komisi I. kami akan menunggu jadwal agenda rapat dari ketua DPRD,”katanya.(rif)

Komentar