oleh

Pemkot Kupang Data Warga Nasipanaf

-Daerah-87 Dilihat

Kupang, Terasntt.com-Pemerimtah Kota  (Penkot) Kupang, melalui Bagian Tatapemerintahan Kota Kupang mulai melakukan upaya penyelesaian batas wilayah  khususnya kepastian status warga yang berada wilayah Nasipanaf. Pasalnya, warga yang mendiami pada tersebut, terdapat sebagain warga yang berada diwilayah administrasi Kabupaten Kupang dan ada sebagain berada di wilayah administrasi Kota Kupang.

“Pendataan yang dilakukan, karena ada perinta dari provinai guna kami melakukan pendataan, sehingga  hasil pendataanya berada di wilayah Nasipanaf yang berada di wilayah adminsitrasi Kabupaten Kupang dan Kota Kupang   berjumlah  300 lebih penduduk yang mendiami di wilayah tersebut, ” kata Kepala Bagian Tatapemerintah Kota Kupang, Yohana Koeain yang didampingi salah satu Kasubagnya kepada wartawan saat ditemui di Kantor DPRD Kota Kupang, Jumat, (20/9).

Dia menjelasnkan, dari jumlah tersebut sesuai hasil pendataan itu untuk  warga  Nasipanaf yang berada diwilayah admknistrasi Kabupaten Kupang berjumlah 139 Kepala Keluarga  (KK).

“Dari pendataan yang kami lakukan ada warga  dari dua RT dan  dua RW sesuai jumlah sebanyak 139 KK tersebut memiliki ingin  untum mau masuk menjadi warga Kota Kupang,” tuturnya.

Keinginan mereka untuk masuk menjadi warga  Kota Kupang  dengan alasan semua proses pelayanan  lebih dekat baik dari segi kepengurusan adaministrasi kependudukan dan juga  pelayanan adaministrasi pemerintah lainya, ketimbang ke Kabupaten Kupang.

“Kesediaan mereka ingin masuk ke Kota Kupang telah dibuat dalam bentuk penyataan yang disampaikan ke kelurahan,” ujarnya.

Sehingga,  tambahnya atas kesediaan  mereka warga Nasipanaf  yang ingin masuk menjadi warga Kota Kupang, telah digelar rapat bersama pada Jumat tanggal 13 Agustus 2019 lalu dikelurahan dengan di hadiri pihak Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Kupang.

Dimana untuk  Pemerintah Kabupaten Kupang   dihadiri secara langsung oleh  Bupati Kupang dengan tambah  Kabag Tatapem dan Kabag Perbatasan. Sementara dari Pemerintah Kota dihadiri Asisten I Setda Kota Kupang, Yos Rera Beka dan Kabag Tatapem serta Kasubag Pemerintahan.

“Dalam rapat itu sesuai dimana sesuai keterangan Bupati Kupang bahwa pada prinsipnya tidak mau menciptkan masalah, sehingga dimana-mana saja boleh,” lanjutnya.Hasil ini nantinya  pada tanggal 30 Agustus sampai 1 Oktober 2019 akan digelar rapat bersama di provinsi yang dihadiri oleh  Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Kupang.

“Dari hasil rapat bersama di provinsi ini, nantinya pada tanggal 3 sampai 5 Oktober 2019, akan dibawah ke Bogor. Karena soal batas wilayaj sesuai renncana  alam digelar di Bogor, sehingga NTT juga diundang  ke sana  dengan membawah hasil soal penyelesaian batas wilayah serta status warga Nasipanaf,” tutupnya.(Yon)

Komentar