oleh

Pemkab TTS Beri Bantuan Pupuk & Bibit untuk Petani

-Ekbis-19 Dilihat

SOE, Terasntt.com – Memasuki musim tanam tahun ini, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melalui Dinas Pertanian Kabupaten TTS menyiapkan bantuan pupuk dan bantuan bibit jagung untuk para petani.

Hal itu dilakukan menindaklanjuti usulan warga saat Musyawarah Rencana pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu.
Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pertanian TTS, Otniel Neonane kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (19/11).

Ia menyebutkan, bantuan bibit yang segera disalurkan itu diantaranya bantuan bibit jagung jenis Hibrida dan jagung komposit sebanyak 37 ton dan sudah di droping ke sejumlah kecamatan yaitu Kecamatan Amanuban Selatan, Amanuban Barat,Nunkolo, Boking, Kuanfatu, Kolbano, Mollo Utara, Nunbena, Batu Puti, Noebana. Dan Kualin.

“Kita sudah droping 37 ton jagung bantuan ke beberapa kecamatan dan sekarang sudah diterima oleh para petani yang membutuhkan,”jelas Ot Neonane.
Otnien menambahkan, bantuan berupa jagung hibrida merupakan bantuan dari pemerintah pusat sedangkan untuk jagung komposit bersumber dari bantuan APBD I dan APBD II.

Sementara bantuan subsidi pupuk pada tahun 2015 lanjutnya, pemerintah telah menyiapkan penambahan kuota pupuk jenis Urea sebanyak 400 ton, pupuk NPJ 1800 ton, SP36 26 ton, dan Za 30 ton ditambah lagi dengan pupuk organik sebanyak 100 ton.
Bantuan subsidi pupuk lanjutnya, dilaukan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang masuk ke Dinas Pertanian.

“Pemerintah juga menyiapkan pupuk subsidi dan akan dibagikan kepada petani berdasarkan rekapan RDKK,”jelas Otnel Neonane.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian TTS, Jhonis I.S Baok,STP.M.Si menambahkan, beberapa jenis pupuk subsidi tersebut sudah tersedia dibeberapa toko seperti toko Sederhana Linamnutu, Toko Komodor SoE dan toko sumber tani.

“Pupuk subsidi akan dibagikan kepada para petani yang sudah masuk dalam kelompok tani dan sudah menyusulkan RDKK-nya,”jelas Jis Baok.

Warga yang belum tergabung dalam kelompok tani diingatkannya segera membentuk kelompok tani sehingga bantuan pupuk subdisi tersebut bisa didapat.

“Takutnya jangan sampai ada yang menyalagunakan pupuk, misalnya dijual lagi kepada petani yang lain,” jelasnya.(pal)

Komentar