oleh

Pemkab Kupang Diminta Tuntaskan Batas Desa

-Daerah-70 Dilihat

OELAMASI, Terasntt.com – Pemerintah Kabupaten Kupang melalui instansi terkait diminta supaya segera menuntaskan persoalan batas antara wilayah desa di Kabupaten Kupang.
Hal itu dikemukakan tokoh masyarakat Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur (AOT) Kabupaten Kupang, Iman sina disela-sela sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Batas Desa yang dilaksanakan Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD Kabupaten Kupang di desa itu, Sabtu (23/1/2016).

Menurutnya, akibat tak adanya kepastian penyelesaian batas antar wilayah menyebabkan pihaknya alami kesulitan untuk menyelesaikan konflik batas antar wilayah.

Hal itu kata dia, dikuatirkannya dapat menimbulkan ancaman keamanan dan sekaligus merusak hubungan kekeluargaan dan kekerabatan.
Pada kesempatan itu ia menyambut baik sosialisasi yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Kupang di Kecamatan AOT dan pada akhirnya masyarakat di kemudian hari tidak salah paham dengan perda itu setelah di tetapkan nantinya dan mampu mewakili aspirasi masyarakat AOT.

Sementara berkaitan dengan Ranperda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), ia mengaku jenuh dengan penjabat kepala desa yang terus menerus diperpanjang oleh Pemkab Kupang.

Menurutnya, jabatan pejabat Kades yang terus dperpanjang menyebabkan aktifitas pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa tidak masimal.

“Contohnya jika masyarakat membutuhkan surat keterangan sebagai pelengkap administrasi rujukan jika ada yang sakit mendadak, sering dijumpai para penjabat tidak berada di desa lantaran domisilinya diluar desa,”tandasnya.

Sementara Ketua BPD Oenuntono, Nefry Toh lebih tertarik membicarakan Ranperda TKI. Baginya Pemkab Kupang seharusnya lebih teliti dan cermat mengirim tenaga kerja asal Kabupaten Kupang ke luar negeri.

Menurutnya Pemkab Kupang dalam mengirim TKI harusnya lebih memprioritaskan TKI yang telah memiliki ketrampilan produktif paling tidak ini dibuktikan dengan sertifikat pelatihan yang dimiliki calon TKI disamping legalitas dan keabsahan calon TKI juga harusnya diteliti dengan cermat. Oleh karenanya ia sangat menyambut baik Ranperda TKI ini yang baginya akan mengurangi resiko yang harua dialami para TKI sebagai penyumbang terbesar devisa bagi negara.

Diberitakan kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang mensosialisasikan tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah dan usulan inisiatif DPRD Kabupaten Kupang.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut menyusul jadwal Badan legislasi Daerah (Balegda) DPRD Kabupaten Kupang yang akan menetapkan ketujuh Ranperda itu pada paripurna yang akan dilaksanakan Februari 2016 mendatang.

Untuk mensosialisasikan ketujuh Ranperda itu, 35 anggota DPRD Kabupaten Kupang terbagi dalam lima tim sosialisasi untuk melaksanakan sosialisasi pada lima kecamatan diantaranya Kecamatan Amfoang Tengah, Kecamatan Amarasi Timur, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kecamatan Sulamu dan Kecamatan Taebenu.
Pantauan wartawan, pelaksanaan sosialisasi di Kecamatan Amabi Oefeto Timur (AOT) dipimpin langsung Ketua Balegda DPRD Kabupaten Kupang, Thome Da Costa, SH beserta anggota DPRD lainnya yaitu Yakobertus S. A. Feni, Dessy Baloe-Foeh, Welhelmus Falukas, Arbert K. Meok minus Piter Takoy dan Bernad Bait yang tidak hadir.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat AOT, Selasa (19/01) tersebut dihadiri dua orang Kepala Desa, delapan penjabat Kades, para ketua BPD serta tokoh masyrakat, tokoh adat dan masyarakat umum lainnya.

Camat AOT, Yesaya Pa’e, SH dalam sambutannya mengatakan, Kecamatan AOT memiliki 10 desa. Dari jumlah tersebut, dua desa masih memiliki kepala desa definitif sementara delapan desa lainnya hanya dipimpin oleh penjabat yang harusnya telah berakhir masa pada bulan desember 2015 namun masih diperpanjang karena berkaitan dengan proses pencairan dan pertanggung jawaban dana desa.

Sedangkan Ketua Tim Sosialisasi Ranperda, Thome Da Costa, SH mengungkapkan, kehadiran mereka untuk menyebarluaskan informasi tentang tujuh Ranperda Kabupaten Kupang yang akan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) pada bulan februari 2016 mendatang.(bet)

Komentar