oleh

Pemeriksaan Swab Di Kupang Menunggu Cairan Regen dari Korea Selatan

-Humaniora-86 Dilihat

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Rabu (15/4/2020) malam.

Kupang, teras-ntt.com — Laboratorium pemeriksaan Swab Covid-19 di RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang sudah disiapkan hanya saja masih menunggu cairan regen yang diimport dari Korea Selatan. Regen itu dipesan melalui Kementerian Kesehatan RI.

“ Kita masih menunggu regen dari Korea Selatan. Regen itu merupakan cairan penentu untuk pemeriksaan di laboratorium dan itu kita harus import melalui Kementerian Kesehatan RI. Mudah -mudahan beberapa minggu kedepan regen itu sudah tiba di Kupang sehingga kita sudah bisa mengoperasikan lab yang sudah kita siapkan di RSUD Prof. Dr. WZ Johanes,” Demikian kata juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Rabu (15/4/2020) malam.

Marius juga mengudate data terbaru hingga Rabu 15 April 2020 pukul 21.00 Wita, bahwa jumlah ODP dan PDP 1376 orang. ODP 1343 orang. Selesai pemantauan 538 orang. Dirawat 12 orang. Karantina mandiri 792 orang. Kondisi saat ini 804. PDP 12 orang. Dipantau 5 orang selesai pemantauan11 orang dan meninggal 3 orang. Ada 55 sampel yang dikirim, 35 negative, 1 positif dan 19 belum ada hasil.

Selai itu Marius menjelaskan, bahwa untuk menata kembali perekonomian pasca Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sedang menyiapkan desain pemberdayaan ekonomi dan sosial untuk masyarakat NTT sebagai dampak penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT.
“ Esok siang (hari ini, Kamis 16 April 2020), rencananya Bapak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) akan mengumumkan kepada kita semua bagaimana desain pemberdayaan ekonomi dan sosial untuk masyarakat NTT. Nanti kita menunggu pengumuman dari Bapak Gubernur,” tandasnya.

Gubernur VBL juga, lanjut Marius, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada perorangan dan asosiasi yang telah mendukung pemerintah di tengah pandemik Covid-19. “ Kami juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada organisasi asosiasi yang mendukung pemerintah dalam menyiapkan berbagai macam logistik seperti sarung tangan, botol semprot, wipol bayclin, baby oil dan segala macamnya termasuk APD (Alat Pelindung Diri),” ujar Marius.

Dr. Marius Ardu Jelamu, M.Si

“ Kita memberikan apresiasi kepada Ibu Misel, PT Bank Sinarmas tbk Kupang, PT. Telkom Cabang Kupang, PT. BCA Cabang Kupang, PT Semen Kupang, PT Garda Prima Jaya Jakarta, Alumni Kedokteran Trisakti angkatan 2002, PT Golden Truli Global Indo Jakarta, PT Anugerah Bakti Dewata, PT Taspen, PT Flobamor, Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran angkatan 2011, Borneo Bakery, PT Cempaka Cabang Kupang, PT Sefha Putra Megatreding, Jasa Raharja, PT Afortunado Farma, PT Martia Jaya, BLK Provinsi NTT milik Dinas KopNakertrans NTT, PT Kimia Farma, IKA Ubaya, PT Rian Formalok, GKI Sinode Wilayah Jawa Timur, Asita NTT,” lanjutnya.

Ia juga berharap agar siapapun yang memiliki kelebihan untuk berbagi kepada yang berkekurangan apakah sembako (Sembilan bahan pokok), apakah logistik kesehatan, apakah masker, apakah detergen, apakah disinfektan. “ Kita harapkan saling mendukung di dalam masalah-masalah sulit seperti yang kita hadapi saat ini. Kita menyadari ekonomi dunia sedang stagnan bahkan perkiraan bank dunia akhirnya pertumbuhan ekonomi dunia di bawah 0 negatif dan tentu akan berpengaruh kepada ekonomi nasional, ekonomi provinsi kita sampai ke desa-desa,” katanya. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT/ m45)

Komentar