oleh

PDIP Surabaya Keberatan Jika Risma Dicalonkan di Pilgub DKI 2017

-Nasional-19 Dilihat

Surabaya – PDIP Jakarta membahas sejumlah nama yang bisa diusulkan sebagai calon Gubernur DKI pada 2017, salah satunya Tri Rismaharini. Namun PDIP Surabaya sangat keberatan jika Risma ‘dilamar’ DPP PDIP maju Pilgub DKI.

Ketua PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengaku kaget Risma masuk dalam bursa Pilgub DKI. Secara tegas Whisnu mengaku sangat keberatan jika pasangannya dalam Pilkada Surabaya 2015 itu diusung ke DKI Jakarta.

“Kita pasti keberatan karena Surabaya masih membutuhkan beliau dan kita baru saja memenangkan Pilkada,” ujar Whisnu kepada detikcom, Rabu (6/1/2016) malam.

Dengan alasan kemenangan yang baru saja diraih bersama Risma, maka Whisnu dan Risma merasa harus bertanggungjawab atas amanah yang diberikan warga Surabaya.

“Berarti kita harus bisa mengemban amanah yang diberikan rakyat Surabaya,” imbuh Whisnu.

Secara pribadi Whisnu juga yakin, Risma lebih memilih menghormati amanah yang diberikan warga Surabaya ketimbang maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

“Saya yakin Bu Risma akan tetap menghormati amanah yang telah diberikan rakyat Surabaya,” ujarnya sambil menambahkan jika nama Risma dikaitkan dalam Pilgub DKI Jakarta hanyalah isu yang dibuat media.

Bahkan, putra almarhum Sekjen DPP PDIP Sotjipto ini dengan nada guyon mempertanyakan pelaksanaan Rakernas PDIP. “Memangnya sudah ada sikap resmi? Apa jangan jangan hanya isu media saja? Hehehe,” pungkas Whisnu.

Sebelumnya, wacana mendukung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju di Pilgub DKI sudah santer terdengar di kalangan PDIP DKI Jakarta.

“Risma sendiri bersedia atau tidak, tapi bahwa di Jakarta muncul wacana mau menggandeng Risma ke Jakarta, itu iya. Dan suara itu lumayan nyaring,” kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Kepastian bakal calon yang diusung DPD PDIP DKI di Pilgub DKI itu akan melalui sejumlah tahapan, yang dimulai dengan penjaringan pasca Rakernas 10 Januari 2016 di Kemayoran, Jakarta. Hasilnya bakal direkomendasikan ke DPP PDIP.

Risma sendiri pernah ditanya soal Pilgub DKI dan mengisyaratkan menolak tawaran tersebut.

Baca juga: Ditantang Ahok, Risma Ngakak dan Azwar Anas Belum Berani
(ze/bal)

Komentar