oleh

Nekmese Group Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak

-Daerah-69 Dilihat

Soe, terasntt.com — Group Nekmese Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar pelatihan pembuatan pakan ternak babi bagi kelompok tani Fautesu di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Rabu (24/7/2019).

Pelatihan pakar ternak tersebut baru dilakukan di dua desa di TTS yang diikuti 25 orang anggota kelompok tani yang juga 25 orang mahasiswa KKN Undana.

Pembuatan pakan ini menggunakan bahan – bahan lokal yakni, jagung 50 kg, dedak halus 25 kg , batang keladi, batang pisang, dedak ikan, pelet 5 kg, gula pasir 20 sendok.

Bahan tersebut di cincang/dihancurkan kemudian dicampur dengar fermentator dan dua ember air yang selanjutnya di bungkus menggunakan terpal selama 7 hari selanjutnya siap digunakan.

Salah seorang instruktur Jhys Baok mengatakan, pembuatan pakan ternak ini tak perlu dimasak. Ini adalah inovasi yang dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh makan ternak dari bahan – bahan lokal yang ada di sekitar.

Ia menjelaskan, bahwa pembuatan pakan ternak babi ini menggunakan Fermentator JB3 yang lebih cepat diserap usus binatang dan lebih murah serta mengurangi ketergantungan membeli pakan di toko.

Menurutnya satu kali produksi bisa bertahan hingga dua minggu sehingga tidak perlu setiap hari memasak makanan untuk ternak babi.

Ia mengatakan, hasil campuran bahan bahan tersebut mengandung protein hewani dan nabati serta karbohidrat dan bisa memenuhi unsur gizi ternak yang memacu pertumbuhan babi seperti makan toko.

Sementara itu ketua kelompok Tani Fautesu, Soleman Nesimnasi saat diwawancarai mengaku senang dan menyambut positif.

” Kami pelihara banyak sehingga lewat kegiatan ini masyarakat peternak babi bisa memproduksi pakan sendiri untuk meningkatkan usahanya.Ini sangat bagus dan membantu masyarakat lantaran pengelolaannya menggunakan bahan lokal yang mudah diperoleh dan sangat hemat,” ujar pria paruh baya ini.

Kepala Desa Rista Liunima di sela-sela kegiatan pelatihan mengatakan, beternak babi adalah salah satu sumber pendapatan masyarakat umumnya tak terkecuali warga Desa Supul sehingga tahun ini dianggarkan dana desa tahun 2019 untuk pelatihan pakan ternak babi.

Menurutnya kebiasaan masyarakat membeli pakan di toko sehingga perlu ada terobosan untuk mengurangi ketergantungan itu apalagi pelatihan dari Grup Nekmese menggunakan bahan baku lokal yang ada sekitar dilingkungan masyarakat.

” Kedepan ketika masyarakat sudah bisa membuat pakan sendiri maka niat untuk beternak makin tinggi guna membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut katanya, untuk mendukung pengelolaan pakan ternak babi ini perlu ketersediaan bahan baku sehingga memotivasi masyarakat menanam pisang, keladi, jagung untuk mendukung produksi pakan dalam skala besar.(sys)

Komentar