oleh

Melalui Long Marsh, Silat Perisai Diri Tempah Mental Anggota

-Olahraga-18 Dilihat

SALAH satu metode pembinaan Pengurus Cabang (Pengcab) Silat Nasional Indonesia Perisai Diri (PD) Kota Kupang terhadap anggotanya melalui program long marsh. Program ini selalu dilaksanakan pada penghujung Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) untuk menempah metal dan ketahanan tubuh anggota.

UKT periode 2015 – 2016 yang baru saja berakhir bulan Januari ini ditutup dengan long marsh yang diikuti 300 lebih anggpta Perisai Diri Cabang Kota dan Kabupaten, Sabtu (6/2/2016).

Kegiatan rutin yang melibatkan seluruh anggota ranting – unit se Kota dan Kabupaten Kupang ini dilepas dari Obyek Wisata Pantai Lasiana, Minggu (7/2/2016) pukul 2.30 wita oleh ketua panitia UKT, Maxi Nggeolima.

Jalan santai yang memakan waktu kurang – lebih 6 jam ini menempuh rute, Pantai Lasiana masuk Jalan Timor Raya belok kanan terus menuju SPBU Kelapa Lima. Kemudia barisan yang dipimpin Muhamad Badu ini diarahkan ke kiri menaklukan tanjakan Ina Boi dan seterunya masuk Jalan Tamrin Oepoi hingga Jalan WJ. Lalamentik dan setiba di depan SPBU Oebufu kembali belok ke kiri masuk Kelurahan Kayu Putih dan kembali Finish di Gedung Rektorat Unversitas PGR NTT.

Dihadapan peserta long marsh, juga para pelatih masing – masing, Sani Leokabesi, Semuel Malelak, Victor Thung, Muhamad Badu, Thomas Duran, Boby, Dewi Lengo, Soman Moy, Alfons Muskanan, Robert Dami Dato, Julius Nalle, Roby Siokain dan para asisten pelatih, Nggeolima mengatakan, bahwa kegiatan long marsh merupakan salah satu program Perisai Diri untuk menempah mental serta menguji daya tahan tubuh anggota.

” Long Marsh ini bukan sekedar hura – hura atau jalan santai, tapi ini sebagai materi ujian terakhir bagi peserta UKT. Ini ujian metal dan bagaimana menguji ketahanan tubuh kita ketika berjalan dalam kondisi lapar hingga masuk finish. Kita semua di uji apakah kita mampu mengatasi emosi dan juga mental yang dimiliki. Saya berharap semua peserta bisa berjuang dan berjalan hingga finish,” katanya.

Selain peserta dan para pelatih, orangtua anggota PD juga meberikan dukungan positif terhadap kegiatan tersebut, bahkan terus mengikuti perjalanan dari Lasiana hingga Universitas PGRI.(mas)

Komentar