oleh

Maroef Bertemu Setya Novanto atas Permintaan Marzuki Darusman

-Nasional-19 Dilihat

Jakarta, CNN Indonesia — Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin menceritakan asal-mula pertemuannya dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto di hadapan sidang Mahkamah Kehormatan Dewan DPR.

Sejak awal memegang jabatan Presdir PT Freeport Indonesia, kata Maroef, dia sudah punya rencana untuk bertemu Setya Novanto. Niat itu ternyata sejalan dengan keinginan Marzuki Darusman, Sekretaris Direktur PT Freeport Indonesia.

Marzuki Darusman pada situs resmi PT Freeport Indonesia, ptfi.co.id, tertulis menjabat sebagai komisaris. Kebetulan, Marzuki juga anggota Partai Golkar seperti Setya Novanto. Marzuki terhitung lebih senior ketimbang Setya.

Maka atas permintaan Marzuki Darusman, kata Maroef, ia mengajukan courtesy visit. Permohonan tak hanya dilayangkan kepada Setya selaku Ketua DPR, tapi juga ke Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI.

Disepakatilah pertemuan dengan Setya dilakukan pada April 2015, sekitar tiga bulan setelah Maroef resmi menjabat Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

Ketika hendak bertemu Setya, ujar Maroef, dia diminta mendatangi sang Ketua DPR sendirian tanpa didampingi staf.

Pertemuan pun berlangsung, dan setelah 40 menit, Setya menutup perbincangan dengan ucapan, “Pak Maroef, kapan-kapan kita ketemu lagi ya. Kita ngopi-ngopi.”

Maroef pun menyambut ajakan Setya, “Siap, Pak.”

Setya kemudian berkata, “Nanti saya akan mengajak kawan saya.”

Itulah kisah tentang pertemuan pertama Maroef selaku Presiden Direktur PT Freeport Indonesia dengan Setya selaku Ketua DPR. Pertemuan pertama itu, seperti yang diminta Setya, berlanjut pada pertemuan-pertemuan berikutnya.

Ikuti terus kesaksian Maroef Sjamsoeddin dalam perkara Setya di CNNIndonesia.com.(agk)

Komentar