oleh

Laka Tunggal Anak Bos, Mobil Dinas BPPD TTU Disembunyikan

-Hukrim-19 Dilihat

KEFAMENANU, Terasntt.com —
Kecelakaan tunggal yang melibatkan Rickhardus B. J Tilis sopir mobil Operasioanal, Mitsubishi Starda yang adalah
anak Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Timor Tengah Utara, (TTU), Propinsi NTT Fransiskus di Km 7 arah Kupang dirahasiakan.
Mobil tersebut mengalami kerusakan berat dan saat ini disembunyikan di belakang rumah sopir Kepala BPPD, Sudirman Mae di Oemanu, Jalan Kartini km 1, Kelurahan Kefa Tengah.

Mobil tersebut ditutup dengan terpal biru dan diikat rapat hingga tidak kelihatan oleh siapapun yang datang di rumah itu.

Pasca kecelakaan beberapa staf BPPD mengatakan, bahwa mobil operasional itu sudah dikirim ke bengkel mobil Surya Indah di Kupang untuk diperbaiki.
Hasil investigasi wartawan diketahui, bahwa informasi staf itu bohong adanya dan kenyataannya mobil tersebut disembunyikan di rumah sopir dinas BPPD.

Informasi yang dihimpun Terasntt.com, Mobil Mistubishi Strada, warna hitam kecoklatan, bis kuning, dengan nomor polisi B 2910 mengalami kecelakaan Jalur Trans Timor KM 7 Sasi arah Kupang pertengah bulan Januari 2016 lalu.

Sejumlah saksi mata menuturkan, saat itu mobil yang dikendarai anak Kepala BPPD itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kupang saat hujan lebat. Tepat di jalan menurun, mobil oleng lalu menabrak tiang rambu lalu lintas hingga tercabut.
Mobilpun terjungkal tiga kali dan kembali ke posisi semula.
Sopir anak sang Kaban, berusaha memindahkan mobil itu ke tepi jalan, namun keempat velknya patah dan kaca depan pecah maka tidak bisa dipindahkan dan akhirnya meminta bantuan mobil derek milik Dinas PU.

“Dia dari arah Kupang dengan kecepatan tinggi, sampai disini dia tabrak tiang rambu lalu lintas kemudian mobil terguling tiga kali sampai kembali ke posisi semula. Kaca depan hancur, body kendaraan penyet dimana – mana, velk roda patah tapi dia paksa pindahkan. Untung cepat dapat bantuan dari dinas kimpraswil yang bantu derek dan diparkir di jalan masuk sini,” kata beberapa pemuda saat duduk di tepi jalan sekitar TKP.

Demikian juga pengakuan ND, saksi lain, bahwa saat kecelakaan tidak ada satupun anggota lantas yang datang di TKP.

” Tidak ada anggota lantas satupun yang datang, mungkin karena pas hujan deras sehingga anak bos itu minta tolong orang kimpraswil,” katanya.

Fransiskus Tilis tak berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali didatangi ke kantornya namun tak berada di tempat.
Empat no hp milik Kaban BPPD ini yang dihubungi wartawanpun tidak tersambung.

“Bapak tidak ada di kantor, sudah keluar. Nanti bisa balik lagi besok pagi saja, tapi jangan terlalu siang. Karena agak siang bapak sudah ke desa, banyak kegiatan di desa,” ujar seorang staf yang keluar menemui wartawan.

Ketika diminta no hp Kaban agar bias dikonfirmasi via seluler dia menolak.

” Maaf, bapak punya no hp ada beberapa tapi kami tidak tahu. Yang ada di kami hanya satu, itu juga sama dengan yang ada pada wartawan, tapi sudah tidak bisa dihubungi lagi,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Kaban BPPD TTU belum berhasil dikonfirmasi. Kendaraan dinas jenis Mitsubishi Strada yang mengalami kecelakaaan dikabarkan sejumlah staf dan beberapa sopir dinas lainnya bahwa mobil tersebut sudah dikirim ke Kupang sejak bulan Januari untuk diservice di bengkel Surya Indah Kupang tidak benar.
Mobil tersebut ditemukan sudah sebulan diparkir di rumah sopir mobil dinas dengan kondisi tertutup terpal.(dit)

Komentar