oleh

Kubu Agung Laksono Minta Setya Novanto Dipecat dari Golkar

-Nasional-18 Dilihat

Jakarta, CNN Indonesia — Forum Dewan Pimpinan Daerah Golkar Munas Ancol di bawah pimpinan Agung Laksono mendesak Dewan Pimpinan Pusat Golkar untuk memecat Setya Novanto dari keanggotaan partai. Perkara Setya dinilai berdampak negatif terhadap citra Golkar saat ini.

“Kami meminta agar Setya dipecat dari Partai Golkar,” ujar Ketua Forum Silaturahmi Daerah DPD Golkar, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (9/12).

Forum DPD Golkar menuding Setya telah melanggar kode etik dan aturan partai, bahkan menyebabkan krisis nasional, sehingga tak layak untuk ditoleransi.

“Tidak mungkin tidak memberikan sanksi kepada kader yang melakukan pelanggaran etik. Ini dalam rangka menjaga keutuhan partai,” ujar Gusti.

Kasus Setya Novanto kini tengah diusut Mahkamah Kehormatan Dewan dan Kejaksaan Agung. Sang Ketua DPR diduga mencatut nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam upayanya meloloskan perpanjangan kontrak karya Freeport Indonesia.

Kejaksaan Agung juga menyelidiki perkara pemufakatan jahat berujung tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan Setya. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan laporan Menteri ESDM Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, Setya mencatut nama Presiden saat berbicara dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha minyak Riza Chalid, Juni lalu.

Maroef yang mengaku curiga dengan itikad Setya terhadap Freeport Indonesia lantas diam-diam merekam pembicaraan tersebut dan melaporkannya ke Menteri ESDM, yang akhirnya memutuskan untuk melaporkan Setya ke MKD.

Setya kini balik melaporkan Sudirman Said dan Maroef Sjamsoeddin ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas tudingan fitnah dan pencatutan nama Presiden.(agk)

Komentar