oleh

KPU TTS Tetapkan DPRD Terpilih, Dua Srikandi Wajah Baru

-Daerah-59 Dilihat

Soe,terasntt.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menetapkan 40 calon anggota DPRD periode 2019-2024 melalui rapat pleno di Hotel Timor Megah, Senin (22/7/2019).

Penetapan berdasarkan surat keputusan Nomor 16/hk/.03-1-kpt/5302 /KPU-kab /VII/2019 tentang perolehan kursi parpol peserta pemilu anggota DPRD TTS dan Kep No 17/HK.03.11-kpt /5302/KPU Kab /VII/2019 tentang penetapan calon anggota DPRD terpilih pada pemilu 2019.

Di antara 40 anggota DPRD yang terpilih terdapat dua Srikandi wajah baru yaitu Yupik Sintiana Filda Boymau,S.Pd dari Partai Hanura daerah pemilihan TTS 1 dan Marliana Lakapu partai Perindo daerah pemilihan TTS 4.

Yupik Boimau saat diwawancarai terkait penetapannya sebagai anggota dewan terpilih mengaku senang melewati semua tahapan pemilu hingga pada penetapan anggota dewan terpilih periode 2019-2024.

Menurutnya selama ini perempuan dipandang sebelah mata karna dianggap tidak bisa berbuat apa apa namun dirinya akan berusaha berbuat yang lebih baik dari pendahulunya dengan lebih memperjuangkan aspirasi kaum perempuan yang kepentingannya belum terakomodir.

Lulusan sarjana pendidikan agama ini mencontohkan kelompok tenunan, kelompok tani wanita yang selama ini ia dampingi lewat Program Usaha Agrobisnis Pedesaan (PUAP) di beberapa kecamatan jadi pengalaman dan modal sehingga bisa tau apa yang harus ia perbuat selama lima tahun nanti.

” Mereka ingin diperhatikan dalam usahanya berupa modal usaha, pendampingan dan pemasaran hasil karya mereka. Saya sudah paham apa yang dibutuhkan karna sudah terbiasa dengan masyarakat lewat kelompok tani dan tenunan,” ujar istri anggota polisi ini.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat di 32 desa dapil I meliputi Kecamatan Batuputih, Kota Soe, Amanuban Barat dan Kuatnana yang sudah dikunjungi sehingga berusaha untuk menyerap aspirasi mereka bahkan seluruh masyarakat TTS nantinya.

Sementara Marliana Lakapu juga mengungkapkan hal yang sama yakni akam memperjuangkan hak hak perempuan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) lewat aturan dan regulasi yang berpihak kepada kaum perempuan serta berkoordinasi dengan aktifis serta pemerhati masalah kaum perempuan untuk berkontribusi membangun kaum perempuan TTS.

Terkait stigma negatif selama ini bahwa perempuan hanya sebagai pelengkap di parlemen, baik Yupik maupun Ina yang keduanya adalah istri anggota polres mengaku sudah bertekad memberi warna sendiri di DPRD TTS periode 2019-2024.

” Saya siap memperjuangkan hak hak kaum perempuan TTS dan siap berkontribusi untuk pembangunan daerah ini,” ujarnya.(sys)

Komentar