oleh

Ketua DPRD NTT Apresiasi Pidato Perdana Gubernur NTT

-Daerah-76 Dilihat

Kupang, Terasntt.com – Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno mengapresiasi Pidato perdana Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, sebab, arahnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat NTT lima tahun ke depan.

Menurut Anwar, Viktor sangat memahami kebutuhan masyrakat NTT. Ia ingin agar segala tugas langsung dikerjakan, agar segala persolan di NTT segera teratasi.

“Kita lihat, pidato yang disampaikan tadi tidak terikat dalam teks, ini berarti menggambarkan bahwa Gubernur NTT sangat paham persoalan,” ujarnya

“Ia ingin sesuatu itu langsung dikerjakan, mungkin karena memang latar belakang beliau dari pengusaha, loyer politisi di tingkat nasional, seluruh sudah tergambar dalam pidatonya, apa yang mau dikerjakan selama 5 tahun kedepan,” Kata Anwar usai rapat paripurna dengan Agenda tunggal pidato perdana Gubernur NTT, Senin, (10/9/2018) di gedung DPRD setempat.

Di pidato perdanya, Banyak hal yang disinggung Viktor, seperti Pariwisata, Tenun ikat, keindahan alam, Birokrasi, tambang. Program-Program inilah yang akan dilakukan selama kepemimpinanya.

Dengan sikap kerja cepat dari Gubernur NTT tersebut, pihaknya juga berharap agar pimpinan SKPD dan OPD harus menyesuaikan pola pikir dan sikap gaya kepemimpinan serta mengikuti visi dan misi dari Gubernur NTT.

Anwar mengatakan, pihaknya (Anggota DPRD NTT) sangat mendukung kepemimpinan serta program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam tiga fungsi dewan salah satunya terkait pembentukan perda

“Kami berharap perda-perda inisiatif DPRD dapat dikaji kemudian disetujui oleh pemerintah, kemudian perda yang diajukan oleh pemerintah akan dibahas oleh DPRD dan menjadi perda bersama”, imbuhnya.

Terkait dengan anggaran, Ketua DPRD NTT ini, berharap, APBD NTT untuk tahun 2019 yang mengalami defisit sekitar 300 miliar, karena belanjanya lebih besar (5,2 triliun) dibanding pendapatan yang telah ditetapkan (4,9 triliun) bisanya ditutupi dengan pembiayaan.

“Kita masih menunggu DAU dari pusat karena itu kami berharap kepada pemerintah baru bisa menaikan PAD kemudia melobi ke pemerintah pusat sehingga ada sumber-sumber pendanaan lain sehingga APBD kita terus meningkat, terutama DAU untuk menutupi kebutuhan terutama gaji guru yang sering bermasalah,” ujarnya. (rpg)

Komentar