oleh

Keselamatan Semua Ciptaan Melalui Kristus

-Humaniora-73 Dilihat

Oleh : Yanze Naat S.Th, M.Si

SEMUA orang selalu berlomba -lomba untuk mendapatkan atau menduduki posisi pertama, hal ini didasarkan paham, bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan pertama adalah yang terbaik, (padahal tidak semuanya demikian), dan pertama selalu memberikan suatu pengalaman yang baru, Misalnya: “sepasang suami – istri bergembira saat kelahiran anak pertama, hal ini karena pengalaman baru menjadi ayah dan ibu. Seorang pelajar akan merasa bahagia bila ia mendapatkan peringkat pertama hal ini menunjukan bahwa ia cerdas dan berprestasi. Dalam dunia kerja seseorang akan merasa bangga, bahagia, dan terhormat apabila ia berada pada posisi pertama, dalam perlombaan setiap orang akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih juara pertama karena ia ingin tampil sebagai pemenang, dan setiap kita akan merasa special jika kita dijadikan orang pertama bukan kedua, ketiga, dan seterusnya”.

Melihat akan semua ini, maka tidak heran kalau segala hal yang berkaitan dengan posisi pertama diinginkan oleh setiap orang.
Pertama selalu menuju pada hal yang utama, namun bukan hanya posisi pertama yang mempunyai hal utama, sebab setiap orang sekalipun bukan pada posisi pertama namun ia memiliki sesuatu yang utama dalam dirinya, baik itu pekerjaan, keluarga, kesehatan, kekayaan, harga diri, dan lain sebagainya.

Keselamatan menjadi suatu hal utama dalam hidup orang beriman, dan keutamaan keselamatan itu hanya bisa didapat dari Allah melalui Yesus Kristus, sebagai yang pertama atau yang sulung dari semua yang ada.
kolose 1:15-23 juga menyatakan bahwa Yesus Kristus dalam kehidupan orang percaya adalah utama atau sulung dari semua, yang dimaksudkan Yesus adalah sulung dari ciptaan bukan berarti Yesus juga adalah ciptaan, melainkan menunjukan pada kedudukan sebagai ahli waris yang tertinggi, sebagai penguasa atas segala ciptaan Ia berkuasa atas sejarah manusia dan seluruh alam semesta. Umat manusia dan alam semesta dipersatukan dan diselaraskan di dalam kristus melalui karya penyelamatan yang terjadi. Oleh karena itu sebagai ciptaan kita harus menyadari bahwa segala sesuatu diciptakan di dalam Dia, oleh Dia dan untuk Dia.

Berkaitan dengan bulan lingkungan hidup dan bacaan kitab Kolose 1:15-23, saya coba melihat 3 hal untuk direfleksikan; 1). Keraguan terhadap keutamaan Kristus terbukti dengan sikap merusak ciptaan. Pengakuan akan keutamaan Kristus ini kadang tak sejalan dengan tindakan manusia, sama seperti sebuah lagu nostalgia “manis di bibir memutar kata” lain di bibir lain di tingkah. Mengakui bahwa Kristus yang utama dalam arti yang memiliki kuasa namun manusia terkadang juga mengangap dirinya berkuasa, nyata dalam tindakan merusak demi kepuasan semata. Jika ini kenyataaannya, maka sama halnya kita tidak mengakui keutamaan Kristus.

2). Menjadi yang utama tentu suatu keistimewaan namun dibalik keistimewaan itu ada tanggung jawab yang harus dijalankan. Dalam tradisi orang Timor biasanya anak pertama mendapat keistimewaan dimana ia sebagai ahli waris dan yang memiliki hak terhadap rumah orang tua, namun ia memiliki tanggung jawab besar sebagai anak kakak dalam pengambilan keputusan yang bijak dan bertanggung jawab penuh dalam kehidupan keluarga. Sama halnya dengan Kristus, sebagai yang sulung Ia memiliki kuasa atas segala ciptaan namun tanggung jawab besar yang harus dipikul-Nya ialah mati demi membawa keselamatan bagi seluruh ciptaan.

3). Karya penyelamatan Kristus bukan hanya berlaku bagi manusia melainkan bagi semua ciptaan. Pengaruh dosa manusia berimbas pada segala ciptaan yang lain. Namun dengan penebusan Kristus maka semua dimerdekakan dari dosa. Menyadari akan hal ini, maka sepatutnya apa yang telah dipulihkan oleh Allah dalam Kristus harus dijaga dengan baik sehingga keindahan dari pemulihan itu tercampar dalam kehidupan dunia, dan dengan demikian nama Tuhan dipermuliakan.(terasntt.com)

Komentar