oleh

Keluarga Besar Polda NTT Ikut Pembinaan Rohani

-Humaniora-72 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Keluarga Besar Polda NTT yang beragama Katolik mengikuti pembinaan rohani dari Uskup Mgr Prof.Dr.Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo,Pr. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan Iman Umat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai umat kristiani.

Yang mengikuti pembinaan rohani tersebut baerasal dari jajaran Polda dan Polres sedaratan Timor.

Kapolda NTT Brigadir Jendral Polisi Eutachius Widyo Suwardy dalam sambutannya mengatakan jumlah anggota Polda NTT sebenyak 10 ribu lebih orang dan 30 persen beragama Katolik yang tersebar di seluruh wilayah pelayanan Polda NTT,dan dalam melaksanakan tugas semua anggota Polda yang beragama katolik selalu memaknai ajaran agama katolik dengan mengutamakan pelayanan kasih dalam tugas.

” Secara jumlah kami anggota Polda NTT 10 ribu lebih personil. 30 persen anggota Polda beragama Katolik melaksanakan tugas berdasarkan amanat iman sebagai pelayanan kasih dalam menjalankan tugas. Kami anggota Polda NTT selalu mengutamakan yang terbaik bagi masyarakat NTT. Walau masih ada kekurangan yang terjadi dalam palayanan kami. Namun perlahan kami terus membenahinya,” kata Widyo.
Dia menegaskan dalam arah pembangunan nasional Polri ikut mengawal semua pelaksanaan pembangunan nasional bersama TNI, beberapa persoalan seperti trafiking dan sejumlah hal sosial yang memerlukan pengamanan Polri.

” Peran kami anggota Polri dijajaran Polda NTT ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional bersama TNI yang ikut mengawasi pembangunan nasional dan ada berbagai masalah sosial seperti trafiking, miras dan narkoba dan sejumlah hal lainnya yang perlu mendapat perhatian serius dari segenap anggota Polda NTT,” tegasnya.

Sementara Uskup Mgr. Prof. Dr Ignatius suharyo Hardjoatmodjo,Pr dalam uraian pastoralnya menjelaskan, pembinaan rohani bagi para anggota Polri dijajaran Polda NTT harus mengutamakan kepentingan Tuhan yaitu melaksanakan amanat kasih dalam pelayanan tugas yang dilakukan, sehingga tetaplah melakukan tugas yang benar sesuai dengan kode etik kepolisian yang dimiliki dan itu menjadi gambaran sebagai murid Yesus.

” Melakukan amanat Tuhan yaitu dengan melakukan kasih dalam tugas, maka anggota Polda NTT telah mampu melakukan kode etik kepolisian didalam menjalankan tugasnya, sebagai gambaran murid-murid Yesus,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Rm.Roni menambahkan perlu sikap yang jujur dari para anggota Polda NTT untuk menjauhkan diri dari kebiasaan sosial yang salah seperti miras dan trafiking,sehingga Ia mengajak semua anggota Polda NTT untuk tidak terlalu terjerumus ke masalah tersebut,dan mempersembahkan pengabdian kepada Tuhan dan negara sesuai kebutuhan yang tepat serta berkomitmen menjadikan 100 persen katolik 100 persen Indonesia.
” Lakukan apa yang Tuhan punya dan lakukanlkah apa yang layak bagi negara,dan harus didasari oleh komitmen 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia ini yang harus jadi semangat melayani anggota Polda NTT,” tandasnya.

Sebelumnya rombongan Uskup disambut dengan acara khusus tarian Caci asal Kabupaten Manggarai serta acara adat lainnya,setelah menyampaikan arahan pastoral dilanjutkan misa syukur yang diikuti seluruh umat Katolik dari jajaran Polda NTT. (man)

Komentar