oleh

Kelompok Doa St. Ignasius Loyola Berbagi Kasih

-Daerah-26 Dilihat

KEFAMENANU, Terasntt.com — Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru kelompok doa St. Ignasius Loyola membagi kasih dengan sejumlah janda, para jompo dan anak yatim – piatu di Kelurahan Maubesi, Kota Kefamenanu, Mimggu (20/12/2015) petang. Kehidupan ekonomi para penerima bantuan ini sangat memprihatinkan,

Bantuan yang disalurkan, kelompok doa tersebut berupa sembako dan pakaian layak pakai bagi mereka yang berkekurangan dan himpitan ekonomi.

Regina Funan dan Monika Abi bersama Esti anak semata wayangnya yang cacat ini merupakan tiga dari enam orang janda dan anak yatim piatu miskin yang disambangi kelompok doa Santa Ignasius Loyola di kediaman RT/RW 16/05 kelurahan Maubesi

Kedatangan rombongan doa St.Ignasius Loyola yang dipimpin Katerina Diduk bersama sejumlah donatur ini dalam rangka berbagi kasih berupa bingkisan Natal dan Tahun Baru kepada mereka yang mengalami kesulitan dalam hidup.

Liana Tanur, salah satu donator mengungkapkan aksi sosial yang dilakukan tersebut samata-mata ingin berbagai rasa dan membantu sesama yang dalam kesusahan.

Dia berharap apa yang telah dilakukannya ini bisa ikut menggugah hati yang lain maupun pihak pemerintah setempat membantu sesama yang sedang dalam kesusahan.

“Apa yang kami buat ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada mereka yang hidup serba kekurangan. Ini juga merupakan temuan kami saat mengelilingi beberapa tempat di kota Kefamenanu dan bahkan di pedesaan. Ternyata masih banyak sesama kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kasih. Harapan kami, pemerintah setempat juga bisa tergugah hatinya untuk memberi perhatian kepada masyarakat yang tergolong susah hidupnya,” ujar Tanur.

Sementara itu pihak rukun tetangga setempat, Lexy Tule turut mengakui, para janda dan anak yatim piatu yang ada di daerah itu kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun dinas sosial setempat.

Untuk hidup sehari-hari mereka hanya berharap pada uluran tangan warga dan keluarga yang datang berkunjung.

” Selama ini yang kita lihat, pemerintah tidak sekedar membuat sesuatu program tapi betul – betul terbuka mata hatinya untuk menolong masyarakatnya yang sangat susah. Kegiatan sosial para donatur seperti ini, diharapkan bisa menggugah pemerintah untuk mengeti kondisi rakyat kecil,” kata Tule.

Sementara Katerina Diduk mengungkapkan, kegiatan berbagi kasih pada masa Natal dan Tahun Baru, pihaknya memberikan bingkisan kepada 15 orang janda dan anak yatim piatu.

Mereka ini tersebar di sejumlah wilayah pinggiran kota kefamenanu, pihaknya juga berencana akan melaksanakan kegiatan sosial lainnya seperti pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.(dit)

Komentar