oleh

Kasus Penyelundupan Sepeda Motor di Perbatasan RI – RDTL berakhir Damai

-Daerah-71 Dilihat

KEFAMENANU, Terasntt.com —
Kasus penyelundupan sepeda motor di wilayah perbatasan hingga penganiayaan terhadap tiga tersangka oleh anggota TNI Satuan Tugas Pamtas RI – RDTL Yonarmed 11 / Kostrad, Letda Arm. Milwan Yoga berakhir damai. Pengakuan salahsatu tersangka kasus yang sama sering tarjadi, bahkan melibatkan oknum Polisi dan TNI.

Wadan Satgas Pamtas Yonarmed 11 / Kostrad, Mayor Arief Budiman kepada wartawan saat kunjungan Panglima Divisi 2 Kostrad di Wini, Jumat (19/2/2016) mengatakan kasu tersebut sudah di selesaikan pada hari, Kamis (18/2/2016) petang.

” Kami mediasi dengan melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan akhirnya berdamai sehingga tidak berlanjut ke jalur hukum,” kata Arief yang dikonfirmasi melalui Pasi Ops Yonarmed 11/Kostrad Lettu Ismail.

Ismail menjelaskan, secara langsung Wadan Satgas Yonarmed telah meminta maaf atas tindakan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Satgas dalam hal ini Komandan Pos Napan, Letda Arm Milwan Yoga terhadap dua dari tiga pemuda pelaku penyelundupan motor disaksikan sejumlah aparat desa dan keluarga korban.

“Intinya bahwa telah dilakukan kesepakatan antara kedua keluarga dan kedua belah pihak juga saling memaafkan dan tidak melanjutkan ke ranah hukum. Mereka saling mengakui kesalahan masing – masing. Letda Milwan mengakui kesalahan termakan emosi lantaran pengakuan pelaku penyelundup yang berbelit – belit dan tidak jujur sementara tiga pemuda tersebut mengakui kesalahan melakukan kegiatan penyelundupan motor ke Oecusse Timor Leste melalui jalan tikus tanpa menghormati aparat keamanan yang bertugas di Pos Napan,” katanya.

Lebih lanjut, Ismail mengatakan, perdamaian berakhir dengan perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan yang melanggar aturan oleh tiga oknum pemuda asal desa Napan sehingga tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan seperti kasus kekerasan yang menimpa mereka.

Untuk diketahui, kasus tersebut bermula dari penganiayaan terhadap dua dari tiga pemuda Napan, Kamis (18/2/2016) pagi, lantaran ketiga pemuda itu nekad menyelundup sepeda motor ke Oecusse, Timor Leste melalui jalur tikus. Saat diinterogasi, keterangan kedua pemuda itu berbelit – belit. Mereka baru mengaku saat diinterogasi berulang – ulang oleh anggota Satgas Yonarmed yang bertugas di Pos Napan hingga akhirnya mereka dianiaya. Saat dua pemuda pelaku penyelundup, Ferdinandus Sasi dan Justinus Eko mengakui perbuatannya, Seorang pelaku lainnya Modestus Siki takut dan melarikan diri dengan cara menaiki tebing di depan pos Napan dan sempat terjadi aksi kejar mengejar dengan beberapa anggota gabungan. Modestus Siki baru berhasil ditangkap anggota polres TTU yang bertugas di Pos Napan pada Kamis sore.(dit)

Baca juga :

Komentar