oleh

Kapolri: Kasus Narkoba Meningkat 13,6 Persen Tiap Tahun

-Nasional-21 Dilihat

Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, jumlah kasus narkoba yang ditangani institusinya meningkat sebesar 13,6 persen dari tahun ke tahun. Ia menyebut, angka tersebut mencerminkan narkoba merupakan tindak kejahatan yang berbahaya.

Badrodin juga berkata, sebagian besar tahanan kepolisian dan BNN merupakan pesakitan kasus perdagangan dan penyalahgunaan narkotik secara ilegal.

“Berdasarkan data penindakan atas pengedar dan pengguna termasuk produsen, ada peningkatan 13,6 persen dari tahun lalu,” kata Badrodin usai rapat terbatas Pemberantasan Narkoba di Kantor Presiden, Rabu (24/2).

ahun 2015, kepolisian menyita barang bukti berupa ganja seberat 23,2 ton, pil ekstasi sebanyak 1.072.328 butir, dan sabu sebanyak 2,3 ton. Angka tersebut, kata Badrodin, bisa membunuh cukup banyak penduduk Indonesia.

Badrodin menuturkan, ke depan Polri akan menerapkan beberapa strategi untuk mengatasi persoalan narkoba, antara lain tes urin secara acak di kementerian dan lembaga negara; memberikan ancaman berat bagi pelaku serta megedukasi masyarakat tentang bahaya narkotik.

“Operasi ini akan dikemas dalam bentuk satuan tugas gabungan,” ujar Badrodin. Satgas gabungan itu akan terdiri dari Badan Narkotika Nasional, Polri, Ditjen Bea Cukai Kementerian Hukum dan HAM serta TNI.

Badrodin berkata, pemerintah juga akan memperketat pengawasan di pintu masuk tidak resmi menuju wilayah Indonesia. Seperti diketahui, pintu-pintu masuk itu seringkali menjadi area penyelundupan narkoba ke Indonesia.

Ditemui pada kesempatan serupa, Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso, mengatakan BNN akan menjadi pemimpin dalam upaya pemberantasan dan pencegahan, termasuk rehabilitasi korban narkoba.

“Program harus dibuat oleh Kepala BNN bersama dengan seluruh kementerian dan Pak Kapolri,” ujarnya.

Implementasi pencegahan narkoba, menurut Budi, kemudian akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Pokoknya, pemerintah siap melakukan langkah ke depan pemberantasan dan penegakan hukum kasus narkoba,” tuturnya. (abra)

Komentar