oleh

Jumlah ODP dan PDP Covid-19 Di NTT Saat Ini 1452 Orang

-Humaniora-78 Dilihat

Juru bicara gugus tugas covid-19 NTT yang juga Karo Humas Setda NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu,M.Si memberikan keterangan pers, Minggu (19/4/2020) pukul 20.00 Wita

Kupang, teras-ntt.com — Update data covid-19 hingga Munggu (19/4/2020) pukul 20.00 Wita jumlah Orang Dalam Pemantauan dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1452 orang. Data tersebut dihimpun gugus tugas percepatanan penanganan covid-19 NTT dari 22 kabupaten/ kota se NTT.

Juru bicara gugus tugas covid-19 NTT yang juga Karo Humas Setda NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu,M.Si dalam keterangan pers mengatakan, jumlah ODP dan PDP saat ini sebanyak 1452 orang, yakni 1416 ODP selesai masa pemantauan 670 orang dan yang sedang dirawat di rumah sakit sebanyak 10 orang. Karantina mandiri sebanyak 727 orang, kondisi saat ini sebanyak 745 orang dan 1 meninggal dunia.
” Sampel yang dikirim sebanyak 75 hasilnya 43 negatif dan 1 sampel positif sementara 31 sampel belum ada hasil,” lanjut Marius.

Selain itu Marius juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim gugus tugas penanganan percepatan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi NTT. Bekerjasama dengan tim TNI dan Polri berhasil mengidentitas dua (2) driver atau pengemudi mobil rental yang membawa sejumlah warga negara asing (WNA) asal Timor Leste yang masuk Kupang beberapa waktu laku.

“ Terkait dengan sejumlah orang warga Timor Leste yang hingga tadi malam kami sampaikan kepada publik, hasil penelusuran kami bersama dengan teman-teman dari TNI Polri bahwa sejumlah warga negara Timor Leste yang dibawa dari Kupang tanggal 1 April 2020 yang lalu menuju Motaain. Kami sudah menemukan drivernya (pengemudi). Kedua driver ini rencana menjalani rapid test besok (hari ini – red), Senin 20 April 2020 di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang,” ujar Marius.

Ia berharap dengan ditemukannya 2 driver rental mobil ini semakin banyak data dan informasi yang bisa digali dan didapat tim gugus tugas Covid-19. “ Kita akan menggali informasi lebih banyak dari kedua beliau ini. Sehingga kita dapat menelusuri riwayat perjalanan warga Timor Leste yang berangkat tanggal 1 April 2020 menuju Atambua dan selanjutnya mereka menuju Motaain sebelum melanjutkan perjalanan ke Dili Timor Leste,” tandas Marius.

Perlu kami sampaikan bahwa warga Timor Leste itu tiba di Kupang dengan Pesawat Lion Air tanggal 31 Maret 2020 dan mereka menginap di Kupang. Esok (hari ini -red) kami akan menelusuri di mana mereka menginap apakah di hotel atau di rumah keluarga. Dan pada tanggal 2 April 2020 mereka juga menginap di Atambua dan sebelumnya dalam perjalanan mereka sempat makan malam di salah satu rumah makan di Kefamenanu, lanjutnya.

Dr.Marius Jelamu, M.Si

Marius juga sudah mengontak Duta Besar RI, Saat Sitorus di Dili Timor Leste via telepon. “ Terkait hal ini kami sudah berkoordinasi dengan Duta Besar Republik Indonesia di Dili dan beliau juga sudah menginformasikan warga negara Timor Leste yang terpapar virus corona dan sudah memberitahukan juga kepada Menteri Luar Negeri kita dan juga Menteri Kesehatan. Bapak Duta Besar berjanji akan secepatnya juga memberitahukan hal itu kepada kita semua di Kupang,” ucap Marius.

Informasi yang akurat dari Dubes RI di Dili, sebut Marius sangat membantu tim gugus tugas Covid-19 Provinsi NTT untuk menelisik riwayat perjalanan dari warga Timor Leste yang sudah terpapar virus corona. “ Sekali lagi melalui media ini kami harapkan keluarga atau sahabat kenalan yang menampung saudara-saudara kita warga Timor Leste, baik di Kupang maupun di Atambua di rumah makan di Kefamenanu secepatnya memberikan informasi kepada gugus tugas, baik provinsi maupun gugus tugas di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Belu. Ini penting bagi kita semua,” pinta Marius. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT/m45)

Komentar