oleh

Jaksa Maraton Periksa Ully Dan Selan

-Hukrim-21 Dilihat

SOE, Terasntt.com — Bendahara Pengeluaran Bagian Umum Setda TTS Robeth Selan dan Bendahara Pembantu Ellen Ully sudah sepekan terkahir menjalani rutin penyidik Kejaksaan Negeri SoE terkait kasus dugaan korupsi dana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati. Selain memberikan keterangan, keduanya juga menyerahkan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana konsumsi.

Keduanya diperiksa oleh kasie intel Nelson A. Tahik,SH dan penyidik pembantu Hendrik Tiip,SH di ruangan berbeda, Senin (23/11/2015).

Ketika istrahat makan siang, kepada wartawan Selan mengatakan bahwa kedatangan dirinya ke kantor Kejari SoE untuk memberikan keterangan berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai bendahara pengeluaran dibagian umum setda TTS.
Dia juga, mengaku sudah menyerahkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan penyidik yang berkaitan dengan pengelolaan dana konsumsi dibagian umum Setda TTS.

“Saya datang untuk memberikan keterangan berkaitan dengan tugas saya sebagai bendahara dan menyerahkan beberapa dokumen yang dibutuhkan jaksa,”kata Selan sembari meninggal kantor Kejari.

Demikian juga, disampaikan Ellen Ully, bahwa dirinya ditanya oleh penyidik seputar tugas pokok dan fungsinya sebagai bendahara pembantu di Bagian Umum Setda TTS.

“Pertanyaan seputar tugas pokok dan fungsi saya sebagai bendahara pembantu dibagian umum setda TTS,” katanya.

Ully tidak merincikan secara detil pertanyaan Jaksa sejak dirinya menjalani pemeriksaan selama sepekan kemarin hingga Senin (23/11).

Informasi yang dihimpun Terasntt.com, bahwa dana Rp 250 juta yang diangggarkan untuk biaya konsumsi pada acara pelantikan Bupati dan wakil Bupati TTS bulana Februari 2014 lalu diambil dari item dana konsumsi tamu harian yang mengunjungi atau bertamu dikantor Bupati TTS tahun anggaran 2014-2015.

Sementara biaya konsumsi pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati TTS tentang Kepanitiaan Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati TTS tidak menyebutkan bahwa anggaran konsumsi diambil dari anggaran konsumsi tamu harian yang disediakan dibagian umum. Tetapi biaya pelantikan ditanggung oleh dinas dan badan dilingkup Setda TTS.

Pantauan Terasntt.com di kantor Kejaksaan Negeri SoE sejak Senin pekan lalu hingga Senin (23/11) kedua bedahara tersebut selalu berada di ruang kedua penyidik untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi dana palantikan bupati dan wakil bupati tahun 2014 lalu.

Selain itu juga, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi antara lain, Kabag Umum Setda TTS Edison Oematan, KTU Misraem (Hing) Fallo, Bendahara Pembantu di Sekretariat Wakil Bupati TTS Nonci Tabun, Bendahara Sekretariat Bupati Pandie, Kasubag Rumah Tangga Abimelek Kause dan beberapa pemilik Rumah Makan seperti Rumah Makan juga sudah dimintai keterangan.(pol)

Komentar