oleh

IRT, Serbu Mako Satgas Noemuti

-Ekbis-19 Dilihat

KEFAMENANU, Terasntt.com — Ratusan masyarakat terutama Ibu Rumah Tangga (IRT) menyerbu Mako Satgas Noemuti ketika menyelenggarakan pasar murah. Kegiatan tersebut diselanggarakan TNI, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – RDTL Yonarmed 11 / Kostrad menyambut perayaan Natal 2015.

Barang yang dijual itu jauh lebih murah dari harga pasar umumnya terutama bahan pembuat kue.

“ Saya beli gula, harganya hanya Rp 13.000, kalau harga toko mencapai Rp 15.000 – 16.000 per kg, tergantung mereknya. Kalau minyak goreng harga pasarnya Rp 15,000 – 16.000 per liter. Sementara harga pasar murah ini hanya Rp 7.500 per liter. Ini kami belanja untuk persiapan membuat kue menyongsong Hari Raya Natal,” salah seorang warga Oenak saat mengunjung pasar murah itu, Selasa (8/12/2015).

Demikian juga Dolfan Haumetan, warga Fatumuti menyatakan rasa terimakasihnya terhadap TNI yang menyelenggarakan pasar murah itu karena selisih harga dengan harga tokoh cukup besar.

” Dari selisih harga yang menjadi keuntungan kami, dapat dipakai untuk mengatasi kebutuhan rumah tangga lainnya. Disini serba murah, sayangnya kebutuhan yang disiapkan sangat terbatas. Saya ingin membeli dalam jumlah yang banyak tapi habis diborong ibu – ibu persit. Saya hanya dapat telur beberapa papan dengan harga 40 ribu rupiah per papan, kalau di pasar atau toko harganya sudah 50 ribu rupiah. Mau beli gula juga tapi sudah habis diborong,” ungkap Dolfan.

Kebanyakan para IRT mengaku pasar murah yang digelar, sangat membantu mereka yang tengah mempersiapkan segala sesuatu termasuk urusan dapur menyongsong Hari Raya Natal.
Apalagi bertepatan dengan harga-harga di pasar mulai naik.

Sejumlah kebutuhan dapur yang dijual di pasar murah di antaranya beras, minyak goreng dalam kemasan botol dan jerigen, telur, gula pasir.

Melihat antusias pengunjung pasar murah ini, Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL Yonarmed 11/Kostrad, Letkol Arm. Teguh Tri Prihanto Usman berharap pengunjung pasar murah juga prajurit armed bisa memanfaatkan momentum ini dengan sebaik – baiknya.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk seluruh prajurit artileri medan. Semoga dengan kegiatan positif ini, para prajurit armed bisa menghilangkan keletihan di tempat tugas masing – masing dengan berbaur bersama masyarakat dan semakin meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak,” katanya.

Menghormati pengunjung yang kebanyakan adalah IRT dari umat kristiani, Letkol Arm Teguh juga ikut memantau dan melayani sebagian pembeli dengan menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok yang dibeli.

Meski pasar murah ini digelar dalam rangka perayaan HUT Korps Armed yang ke – 70, namun Letkol arm Teguh berpesan kepada semua prajurit, khusus bagi yang beragama nasrani agar dalam mempersiapkan hati menyongsong Natal sudah harus bisa merubah pola pikir, tindakan maupun ucapan untuk lebih dewasa sehingga dalam mengemban tugas di wilayah perbatasan bisa bertanggungjawab terhadap tugasnya.

“Sebagai bentuk kesiapan hati menyambut natal, prajurit armed harus berani berbuat baik, penuh ketulusan terhadap masyarakat dan harus selalu peka akan apa yang menjadi permasalahan di tengah masyarakat,” katanya.

Pasar murah yang digelar itu atas kerja sama Satgas Yonarmed 11 / Kostrad dengan pengusaha lokal dan menghadirkan seluruh komandan pos dengan anggotanya dari masing – masing pos yang menjadi wilayah tugasnya di garis perbatasan RI – RDTL Sektor Barat. (dit)

Komentar