oleh

Ini Penjelasan DPRD Kota Kupang Soal Mutasi yang Dilakukan Bagi Lima Pejabat Pemkot Kupang

-Daerah-63 Dilihat

Kupang, Terasntt.com,- Terkait mutasi yang digelar bagi lima pejabat yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang, Kamis (28/8/2019) kemarin,

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, menjelaskan mengapa pemerintah kota lebih fokus melakukan  pergeseran dibading mengisi 11 jabatan yang saat ini lagi kosong.

“Kami farksi gabungan kebangkitan periode 2014-2019, pernah menyampaikan melalui pemandangan umum fraksi pada sidang APBD perubahan kemarin berlangsung kami mendorong pemerintah kota agar segera mengurus mutasi untuk mengisi jabatan yang masih lowong,” kata anggota DPRD asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Theodora Ewalda Taek, kepada wartawan di kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (29/8), saat dikonfirmasi soal pandangan DPRD terhadap mutasi yang dilakukan pemerintah kota.

Ia mencontohkan, di esalon II misalkan ada 11 lowong, dan juga  esalon IV  yang bahkan ada sampai 104 jabatan yang lowong.

Sehingga, lanjutnya dilihat dari sisi kerja tidak efektif dan efisien pada jabatan yang menjadi ujung tombak sebagai pelaksana kegiatan dan program pemerintah kota tidak dapat berjalan secara baik pada satu  OPD, karena OPD yang lowong tidak di isi.

“Pada pergeseran pun dilihat kepala OPD yang dulunya tidak menjadi catatan pada dinas tertentu menjadi Plt dimana-mana.Hal inintentunya akan berimbas pada kinerja pada OPD yang dimaksud. Bagaimana satu orang menjadi kepala dinas di A lalu jadi Plt di dinas B.Hal ini tentunya sudahbtidak efektif,” dijelaskannya.

Oleh karena itu, Ia berharap pemerintah kota juga dapat fokus dalam penataan birokrasi terutama mengisi jabatan yang lowong guna kegiatandan program pemerimtah bisa efektif dilaksanakan yang dapat memberikan asas manfaat yang besar terhadap kemajuan pembangunan di Kota Kupang yang dengan tagline “Ayo Berubah”.

“Ya kami tentunya sebagai mitra tentunya mengharpakan pemerintah dapat memperhatikan hal yang mempunyai dampak dalam memajukan pembangunan di kota ini terutama mengisi jabatan yang lowong  ketimbang harus lebih fokus pada pelaksanaan pergeseran jabatan,” pintanya. (Yon)

Komentar