oleh

Hendak Melapor ke Polda NTT, Tiga TSK Terminal Reo Dibekuk

-Hukrim-67 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Niat melaporkan Jaksa ke Polda NTT, tiga tersangka kasus korupsi pembangunan terminal Reo, Kabupaten Manggarai senilai Rp 800 juta tahun 2014 dibekuk. Ketiga tersangka, masing – masing pengawas proyek, Agustinus Riberu, PPK, Kanisius Janin dan kontraktor Andi Isyanto ditangkap dan digiring ke Kejari NTT guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Jumat (27/11/2015).

Kajati NTT, John W. Purba, SH, MH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, SH kepada wartawan mengatakan, ketiga tersangka yang berhasil dibekuk di Mapolda NTT itu sudah menjadi target operasi dan ketiganya ditangkap saat melaporkan Jaksa ke Mapolda NTT.

“Kami bersama-sama dengan tim Kejaksaan setempat tangkap mereka di Mapolda NTT. Ketiganya ditangkap ketika melaporkan jaksa di Polda NTT, “ kata Ridwan.

Menurut Ridwan, ketiganya terpaksa diamankan di Mapolda NTT sebelum dibawah ke Kejati, karena sudah dipanggil secara patut oleh penyidik namun tidak pernah mengindahkan panggilan itu, malah justru memilih kabur dan bersembunyi dari penyidik.

Karena tidak memenuhi panggilan jaksa, lanjut Ridwan, ketiga tersangka yang terpantau sedang melaporkan Jaksa di Mapolda NTT langsung dibekuk setelah berkoordinasi dengan pihak Mapolda NTT.

Kacabjari Reo, Musa ketika ditemui di Kejati NTT menambahkan ketiga tersamgka itu sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Cabjari Reo, karena menghindar dan tidak pernah memenuhi panggilan jaksa untuk diperiksa sebagai tersangka.

Ditambahkan Musa, para tersangka dibekuk di Mapolda NTT ketika sedang melaporkan tim penyidik Cabjari Reo di Mapolda NTT terkait dengan sikap Jaksa yang dinilai tidak benar dalam melakukan penyidikan dalam kasus itu.

“Kami tangkap mereka di Polda NTT saat melaporkan kami karena dinilai kerja tidak professional. Mereka sudah masuk dalam DPO Cabjari Reo, karena selalu menghindar dan kabur ketika dicari,” tegasnya.

Menurut dia akibat perbuat tersangka negara mengalami kerugian sebesar Rp 714 juta.

Pantauan wartawan, ketiga tersangka yang diamankan di Mapolda NTT langsung digiring menuju Kejati NTT. Setibanya di Kejati NTT para tersangka langsung diperiksa oleh penyidik Cabjari Reo.

Usai diperiksa ketiganya langsung digiring menuju Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang untuk ditahan. (che)

Komentar