oleh

Gerson Tanuab Divonis 3 Tahun Penjara

-Hukrim-22 Dilihat

KUPANG,Terasntt.com –- Mantan Panitera Sekretaris (Pansek) Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Kupang, Gerson Tanuab divonis 3 tahun penjarah oleh PN setempat, Senin (2/11/2015). Tanuab terbukti melakukan tindak pidana pemalsuan keterangan dalam perkara perdata yang melibatkan keluarga Koemesah dengan Oematan.
Demikian dikatakan, Dr. I Ketut Sudira, S.H di Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Kupang, Senin (2/11/2015).
Menurut Sudira, dirinya menilai apa yang dilakukan terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana berdasarkan barang bukti dan juga keterangan dari ahli.
“ Terdakwa divonis selama 3 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana dalam kasus memberikan keterangan palsu saat menjadi saksi dalam kasus perdata,“ kata Sudira. Kuasa hukum terdakwa,
Yohanes Daniel Rihi, SH yang dihubungi secara terpisah menegaskan, bahwa terdakwa menyatakan banding atas putusan majelis hakim PN Klas I A Kupang, karena dirinya tidak sependapat dengan putusan majelis hakim terhadap.
Menurut dia, perbuatan itu tidak seharusnya menjadi tanggungjawab terdakwa.
Jika menurut majelis hakim, keterangan terdakwa itu palsu, harusnya hakim langsung mengeluarkan penetapan yang menyatakan bahwa keterangan terdakwa itu salah atau palsu.
“Itu bukan tanggungjawab terdakwa, itu hanyalah kesalahan pengetikan oleh penitera. Jika saat itu hakim merasa bahwa keterangannya palsu, langsung saja ditegur jangan biarkan sampai berlarut-larur oleh hakim, “ tegas pengacara yang akrab disapa JR.
Menurut JR, keterangan yang diberikan terdakwa saat itu sudah benar menurut hakim, sehingga kasus itu diputuskan oleh majelis hakim PN Klas I A Kupang dalam kasus perdata antara Koemesah dan Oematan.
“kalau saya, manusia punya kekhilafan jadi itu bukan tanggungjawab terdakwa. Saya rasa itu tanggungjawab dari penitera PN Kupang yang saat itu mencatat berita acara persidangan. Karena waktu periksa saksi-saksi menyatakan bahwa saat itu terdakwa tidak pernah berikan keterangan palsu, “ katanya. (che)

Komentar