oleh

Gerakan 3M, Antisipasi Wabah di Musim Hujan

-Humaniora-20 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Memasuki musim hujan Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan mensosialisaikan gerakan 3M untuk mengantisipasi wabah penyakit. Gerakan menutup air pada tampungan, menguras dan menguburkan kaleng bekas dipandang mampu meredam penyakit, DBD, Malaria dan Diare.

“ Kesiapan pemerintah dalam mengatispasi wabah penyakit DBD , malaria, muntaber dan lain-lain, Pemerintah melakukan pencegahan melalui promoasi kesehatan berupa gerakan 3 M ( menutup ,menguras dan menguburkan benda-benda yang berpontesi menampung air hujan) ,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr.Ary Wijana kepada wartawan di Kupang, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya ,penularan wabah penyakit melalui gigitan nyamuk berpotensi terjadi pada saat musim hujan, maka itu salah satu upaya pencegahan Dinas Kesahatan terus meningkatkan sosialisasi , sekaligus melakukan pembagian abate dengan tetap menjamin ketersediaan obat di seluruh sarana pelayanan kesehatan.

” Untuk tindakan antisipasi penyebaran penyakit mutaber (diare) dilakukan penyuluhan dan kaporisasi untuk sumur dan sumber air yang terkontaminasi disamping menjamin ketersediaan obat di seluruh pelayanan kesehatan,” katanya.

Semenetara Walikota Kupang, Jonas Salean menambahkan, adanya permintaan dewan terhormat agar dilakukan pengawasan terhadap penggelolaan air bawah tanah (sumur bor) karena terindikasi adanya bakteri e-koli.

Untuk itu lanjut dia, pemerintah secara rutin melalui dinas terkait melakukan pengujian sample di laboraturium oleh instansi terkait dan ternyata benar akan diambil langkah penanganan berupa kaporisasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengkonsumsi air yang dimasak sampai mendidih.(rif)

Komentar