oleh

Forum SKPD, sebagai Wadah Penjaringan Aspirasi

-Daerah-20 Dilihat

OELAMASI, Terasntt.com — Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan salah satu wadah menjaring dan menampung aspirasi masyarakat. Juga sebagai tahapan dalam menyusun RKPD.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno ketika membuka rapat Forum SKPD tahun 2016 di Kantor Bupati setempat, Senin (7/3/2016).

Dihadapan para pimpinana SKPD dan perangkatnya, juga Wakil Ketua DPRD Kupang, Jery Manafe, Sekda Hendrik Paut dan undangan, Masneno mengatakan bahwa salah satu tahapan dalam menyusun RKPD adalah pelaksanaan Forum SKPD yang merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat serta pemangku kepentingan untuk penyempurnaan RKPD.
Hal tersebut menunjukkan dalam pendekatan perencanaan menggunakan sistem perencanaan dari bawah keatas (bottom-up planning).

Untuk itu, dia meminta agar pelaksanaan Forum SKPD tersebut harus berkualitas demi menjamin terciptanya konsistensi antara dokumen perencanaan dan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pertanggungjawaban sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar diawali dengan perencanaan yang berkualitas, pelaksanaan yang bertanggungjawaban, pengendalian dan evaluasi yang terukur.

Ia juga menekankan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam Forum SKPD tersebut, antara lain Penyusunan rencana kerja tahun 2017, harus menjamin sinergitas program dan kegiatan antar SKPD dalam rangka percepatan pencapaian sasaran pembangunan jangka menengah Kabupaten Kupang.

Juga rencana kerja SKPD harus menghasilkan program dan kegiatan prioritas yang responsive, inklusif dan partisipasif. Serta aspirasi masyarakat harus menjadi inti atau roh dalam penentuan sasaran dan target kinerja pelayanan setiap SKPD.

Demikian juga, lanjutnya terkiat alokasi sumber daya pembangunan harus diarahkan pada peningkatan belanja modal dan belanja publik. Dan kecamatan-kecamatan yang mengusulkan pembangunan sarana pendidikan, kesehatan dan infrastruktur transportasi, perumahan, sumber daya air, air bersih lahan lokasi pembangunannya harus benar-benar clear dan clean. Dan untuk menjawab berbagai aspirasi warga maka rencana kerja SKPD tahun 2017 harus mengoptimalkan peluang kebijakan afirmatif dalam Nawacita (9 Agenda Prioritas Nasional) sebagaimana diamanatkan RPJMN 2015-1019.

Sementara Jerry Manafe, menyatakan bahwa patut disyukuri Kabupaten Kupang telah keluar dari opini disclaimer ke Wajar Dengan Pengecualian (WDP), itu berkat kerja keras semua pihak, termasuk kemitraan antara Pemerintah dan DPRD.
” Mudah-mudahan ke depan bisa meningkat menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” tegasnya.

Demikian juga Manafe meminta, agar SKPD jangan memberi informasi yang membuat kegaduhan antara Eksekutif dan Legilslatif, sebagaimana yang lalu terjadi miskomunikasi antara kedua lembaga.

” Kita semua harus lebih dewasa sehingga masalah yang besar bisa jadi kecil dan yang kecil bisa diselesaikan. Jangan sampai masalah yang ada diblow up apalagi sampai ke media. Itu bisa saja bukan menyelesaikan masalah tapi yang ada hanyalah gengsi dan harga diri sehingga masing-masing mempertahankan kebenaran dan idealismenya,” ujar Manafe.

Penyelenggaraan Forum SKPD kali ini mengangkat Tema :
“ Memacu Pengembangan Sektor Unggulan Perekonomian Daerah yang didukung dengan pembangunan infrastruktur dasar aalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan perwujudan ketahanan pangan”. Dengan sub tema: “Melalui mekanisme perencanaan pembangunan yang partisipatif, aspiratif dan akomodatif, percepatan pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan perwujudan ketahanan pangan dapat terwujud ki Kabupaten Kupang”.(*/mas)

Komentar