oleh

Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Kota Sp3

-Hukrim-21 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan anggota PDIP, DPRD Kota Kupang, Ferdinan Papadja dinyatakan tidak terbukti hingga prosesnya berakhir. Pihak Polda NTT telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Pemberhentian Penyidikan (SP3).

Demikian hal ini disampaikan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Kupang, Paul Manafe kepada wartawan di gedung DPRD setempat, Senin (30/11/2013).

Paul Manafe, menegaskan hal tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang di anggap sebagai jawaban pasti atas kasus Ferdinan Papadja.

Menurutnya, BK mencermati kasus tersebut sesuai hasil penyidika harus di hargai oleh semua pihak, pandangannya jika keputusan hukum lewat SP3 Polda NTT merupakan langkah hukum yang pasti, karena tidak terbukti bersalah di mata hukum.

Lebih lanjut, katanya pembahasan di tingkat BK DPRD Kota Kupang tidak perlu lagi mengambil keputusan sebab SP3 yang di keluarkan pihak Polda NTT sudah cukup memberikan jawaban dan bukti terhadap status Ferdinan Papadja tersebut.

” Itu artinya di tingkat BK DPRD Kota Kupang sudah tidak perlu lagi mengambil tindakan apapun terhadap Fetrdinan karena tidak terbukti bersalah di mata hukum dengan adanya SP3 itu,” katanya.

Dan hasil koordinasi dengan pimpinan DPRD, juga tetap berpatokan SP3 yang berkekuatan hukum tetap dan kasusnya sudah berakhir.(man)

Komentar