oleh

DPRD Belu Usulkan Pembangunan Pos BNPB di Lamaknen

-Nasional-86 Dilihat

DENPASAR, Terasntt.com – Setelah melaksanakan kunjungan dan melihat model penanggulangan bencana di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar Provinsi Bali, Kamis (15/10/2015). DPRD Kabupaten Belu berencana untuk mengusulkan anggaran pembangunan Pos BNPB di wilayah Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.
Demikian disampaikan Wakil ketua Komisi III DPRD Belu, Johanes juang saat dihubungi wartawan, Jumat (16/10).
“Kita akan ajukan dalam pembahasan anggaran nanti untuk Pembangunan Pos BNPB,yang Penting jelas tugas dan fungsinya(Tupoksi)dan paling tepat pembangunannya d lamaknen,” kata politisi asal PDIP tersebut.
Bila di lokasi itu di bangun pos BNPB dipastikannya dapat meyelamatkan warga yang tertimpa bencana di sekitarnya.
“Fungsi BNPB selain menanggulangi bencana pasti ada juga tindakan pencegahan, tindakan pencegahan seperti penyuluhan – penyuluhan itu yang harus selalu kita sampaikan pada masyarakat,dengan mendekatkan pos BNPB di tengah masyrakat,maka dengan sendirinya fungsi penyuluhan dapat berjalan baik,” katanya.

Alat Deteksi Longsor
Selama melaksanakan kunjungan kerja di Denpasar Kabupaten Bali, para wakil rakyat asal DPRD Kabupaten Belu menyempatkan diri menyambangi serta memantau sistem dan peralatan yang ada di Pedoman Pusat Pengendalian Operasi(Pusdal Ops) Penanggulangan Bencana Provinsi Bali yang cukup canggih.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Belu, Johanes Juang saat dihubungi wartawan, Jumat (16/10) mengatakan, dari semua peralatan yang ada, pihaknya berupaya agar di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Timor Leste tersebut kedepannya memiliki alat pendeteksi longsor (Wireles Land Lide Monitoring).
“Kita hanya bisa mengadakan alat pendeteksi Longsor kalau alat-alat Monitoring Lainnya kita tidak memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk mengoperasikannya. Kita juga belum terlalu membutuhkan alat-alat montoring khusus seperti deteksi wilayah dengan menggunakan kontrol komputer tersebut,” katanya.
Kepala Puslabops Bali, Drs I Gde Made Jaya melalui Sub Bagian tata usaha, I Ketut Meniarta menjelaskan, fungsi Pusdal Ops yakni pertama sebagai pusat dan Informasi, Kedua sistem peringatan dini, ketiga Operasi tanggap darurat, keempat pelayanan kegawat daruratan.(ino)

Komentar