oleh

DLHK Kota  Siapkan Petugas Pengawas Awasi Penggunaan Motor Sampah

-Daerah-98 Dilihat

Kupang, Terasntt.com,- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang siapkan petugas pengawas untuk awasi penggunaan motor sampah roda tiga yang akan dibagi ke kelurahan.

“Motor Sampah bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup bagi Pemerintah Kota Kupang belum lama, siap dibagikan ke tingkat kelurahan, pada Jumat nanti,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Yeri Padji Kana yang ditemui usai mengikuti rapat bersama komisi III DPRD Kota Kupang, Senin (21/3) di Kantor DPRD Kota Kupang

Ia menuturkan, sebanyak 21 motor sampah roda tiga bantuan pemerintah pusat akan siap dibagi ke kelurahan ini, dalam pengawasannya kami akan diawasi oleh 13 orang pengawasan yang ada di dinas.

Karena menurutnya, motor sampah yang akan dibagi, jika dalam peruntukkannya salah digunakan, maka motor sampah tersebut akan ditarik untuk doserahkan ke kelurahan lain.

“Motor sampah roda tiga yang kami bagi ke kelurahan ini adalah kelurahan yang produksi sampah paling banyak diantaranya BTN Kolhua, Obobo, Oebufu, TDM dan Liliba,” ujarnya.

Dijelaskannya, kelurahan yang mendapatkan motor sampah roda tiga ini,nantinya akan dipanggil untuk mengetahui kesiapan mereka.Karena dalam penggunaan motor sampah sesuai surat yang telah dikirim ke kelurahan yang menerima diwajibkan menyiapkan kelompok atau organisasi yang mengelolah motor sampah tersebut.

“Dalam pengelolaan motor sampah tersebut secara biaya operasionalnya semua ditanggung kelurahan, sebab dinas tidak memiliki anggaran untuk biaya operasionalnya,” kata mantan Kadisprindag tersebut.

Oleh karena itu,ia berharap motor sampah yang dibagikan ke kelurahan tersebut, dapat digunakan secara baik sesuai dengan peruntukan untuk menangani pengangkutan sampah dikelurahan.

Sementara itu secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Mery Salow  menyarankan, dalam penanganan sampah ini, tentunya tidak perlu dibagi ke kelurahan, namun paling bagusnya motor tersebut di bagi ke pasar -pasar yang dikelolah oleh PD Pasar.

Karena bicara soal tingkat produksi sampah paling banyak, kata Srikandi asal Partai Gerindra tersebut ada di pasar.

“Saya sarankan motor tersebut di bagikan ke PD Pasar dan PD Pasar membagikan ke pasar yang ada di tanganinya untuk dapat menangani masalah persampahan dipasar,” katanya.(Yon)

Komentar