oleh

Direktur RSUD S.K Lerik Imbau Warga Jaga Kesehatan Musim Kemarau

-Daerah-69 Dilihat

Kupang, Terasntt.com,- Warga di imbau untuk selalu menjaga kesehatan pada musim kamarau. Pasalnya, saat musim kemarau yang panas seperti sekarang ini, daya tahan tubuh cenderung menurun. Selain itu, udara kering, sumber air berkurang, banyak lalat dan debu membuat orang mudah terserang penyakit. Diare pun lebih banyak menyerang di musim kemarau.

Direktur RSUD S.K Lerik Kupang, dr.Marsiana Halek kepada wartawan di ruangkerjanya, mengatakan,  musim kemarau yang panjang juga bisa menurunkan daya tahan tubuh. Ditambah lagi dengan berkurangnya sumber air bersih dan udara yang kering, membuat lingkungan menjadi semakin tidak sehat.

“Sesuai data pasien Diare yang dirawat di RSUD S.K  Lerik Kupang di tahun 2019, berdasarkan golongan umur sejak tiga bulan terakhir yakni Juli  sampai September lebih banyak terjadi pada pada orang dewasa yakni pada usia 20 sampai 44 tahun dibandingkan usia anak yakni 0 sampai 14 tahun,” kata Dirut RSUD S.K Lerik Kupang yang biasa di sapa dr. Lily tersebut , Jumat (4/10).

Dirincikanya, untuk usia dewasa 20 sampai 44 tahun pada bulan Juli 2019 yakni ssebanyak 15 orang, Bulan Agustus 9 orang dan di Bulan September 2019 sebanyak 15 orang.

Oleh karena masyarakat di imbau untuk selalu menjaga kesehatan baik lingkungan dan pola makan.

Terpisah anggota DPRD Kota Kupang, Elbert Manafe mengatakan, masalah kesehatan tentunya menjadi tanggungjawab bersam, sehingga berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kupang dengan tagline “Ayo Berubah” Kota Kupang Bersih adalah suatu langka yang bagus dalam mengatasi masalah kesehatan bagi masyarakat.

“Gerakan Ayo Berubah itu adalah bagian dari suatu ajakan bagi masyarakat guna dalam menjaga lingkungan. Karena dengan lingkungan yang bersih bukan hanya bagian dari mencegah satu wabah penyakit saja, tapi banyak wabah penyakit selain Diare yakni DBD, ISPA dan lainya,” kata legislator asal Demokrat tersebut.

Hal senada juga dikatakan legilator Demokrat lain yakni Yeki Thobias Feoh bahwa, imbaun adlah bagian dari sauatu upaya dalam mengingatkan masyarakat guna bisa waspada. Namun, diusulkan selain imbaun perlu juga diikuti dengan sosialisasi dari staekholder terkait kepada masyarakat, sehingga tidak terlupakan.

Apa lagi, lanjutnya dengan kondisi cuaca seperti ini dampak  penyakit diare akan terjadi, sehingga  peran semua pelayanan kesehatan di bawah naungan Dinkes yakni Puskesmas agar dapat terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat.(Yon)

 

Komentar