oleh

Delapan Tewas Akibat Hujan Lebat di Carolina Selatan

Jakarta, CNN Indonesia — Hujan lebat yang terjadi di wilayah Carolina Selatan sejak Jumat (2/10) hingga kemarin, Senin (5/10), tercatat telah menewaskan delapan orang warga.

Gubernur Carolina Selatan, Nikki Halley, menyebut hujan lebat yang menyebabkan banjir di wilayah tenggara Amerika Serikat itu sebagai hujan yang datang seribu tahun sekali.

Hujan lebat yang diikuti petir telah merendam lebih dari 50 sentimeter pada pusat Carolina Selatan sejak akhir pekan lalu. Badan Klimatologi setempat menyebut banjir akan meningkat hingga 15 sentimeter, meski curah hujan mulai mereda.

“Jika kalian berada di dalam rumah, tetaplah di dalam. Situasi ini bukan sesuatu yang harus membuat kalian keluar rumah dan memotretnya,” kata Haley, seperti dilansir dari Reuters.

Terkait dengan kondisi cuaca tersebut, enam orang tercatat meninggal karena mengalami kecelakaan di jalan raya. Sedangkan dua orang lainnya meninggal di wilayah Carolina Utara.

Hujan menyebabkan banjir di sepanjang pesisir pantai Carolina Selatan, antara Chaleston dan Georgetown. Nyaris seluruh wilayah Georgetown, kota berpenduduk 9000 orang itu, saat ini sedang direndam air. Empat jalan bebas hambatan yang menjadi jalur utama kota tersebut kini telah ditutup.

“Kami memiliki ambulans di setiap kota yang akan merespon semua panggilan. Warga telah dikeluarkan dari rumah mereka ke perahu-perahu,” kata juru bicara kota Georgetown, Jackie Broach.(meg/CNN)

Komentar