oleh

Buronan Kasus Korupsi Dermaga, Diringkus di Depok

-Hukrim-22 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) berhasil meringkus buronan kasus proyek pembangunan dermaga Alor dan Kalabahi, Berman Banjar Nahor di kediamannya di Depk Jawa Barat, Rabu (21/10/2015). Berman merupakan salah satu tersangka salah satu tersangka yang berulangkali mangkir dari panggilan penyidik Kejati NTT.
Setalh ditangkap tersangka digiring dan diamankan di Kejaksaan Agung sebelum diterbangkan ke Kupang, Kamis (22/10/2015).
Saat dikonfirmasi, Kajati NTT, John W. Purba, SH, MH membenarkan drama penangkapan itu dan menyatakan tersangka berperan sebagai panitia PHO.
“Benar, Berman ditangkap oleh penyidik Kejati NTT di Jawa Barat. Dia menjadi DPO karena berulangkali mangkir dari panggilan jaksa<" tegasnya. Menurut Purba, dalam kasus itu Berman sudah masuk dalam DPO Kejati NTT dan berkat kerja keras tim akhirnya bisa menangkapnnya di kediamannya di Depok. Selain Berman, lanjut Purba tim juga masih terus memburu empat tersangka lain yang juga mangkir dari panggilan penyidik. "Masih ada empat tersangka lain yang diburuh," tegasnya. Semenetara salah satu anggota tim penyidik, Max Makola mengisahkan, bahwa dia bersama beberapa rekannya berhasil menangkap tersangka dikediamannya di Depok. " Kami menangkap tersangka di kediamannya sekitar pukul 16.00 waktu setempat dan tidak ada perlawanan. Tersangka langsung digiring menuju Kejagung untuk diamankan disana dan pagi tadi (kamis _red) langsung diterbangkan ke KUpang menggunakan Bati Air untuk menjalani proses lebih lanjut," tegasnya. Setelah tiba di Kejati NTT Berman langsung menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik. Usai diperiksa tersangka diantar ke RS bhayangkara kupang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dititipkan di Rutan kelas II B Kupang.(che)

Komentar